Randa Kabilasa Kota Palu 2026 Dorong Promosi Wisata dan Budaya

  • 29 Jun 2026 16:11 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Terpilih sebagai Randa dan Kabilasa Kota Palu 2026 bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga membawa tanggung jawab besar dalam memperkenalkan potensi budaya serta destinasi wisata daerah kepada masyarakat luas.

Riska Aulia Ramadani sebagai Randa Kota Palu 2026 dan Sandi Asmar sebagai Kabilasa Kota Palu 2026 berkomitmen menjadikan gelar yang mereka raih sebagai wadah untuk memberikan kontribusi nyata bagi Kota Palu, khususnya dalam bidang promosi budaya, pariwisata, dan edukasi generasi muda.

Dalam proses pemilihan, keduanya menunjukkan kemampuan dalam mengenalkan potensi daerah melalui gagasan dan presentasi yang mengangkat nilai budaya serta keindahan alam Kota Palu.

Riska Aulia Ramadani dalam presentasinya mengangkat Gong Perdamaian Kota Palu sebagai salah satu simbol penting yang menggambarkan nilai toleransi dan persatuan. Gong Perdamaian tidak hanya menjadi ikon budaya, tetapi juga memiliki pesan kuat tentang keberagaman Indonesia, dengan memuat simbol 33 provinsi serta 44 kabupaten/kota yang menggambarkan semangat persatuan dalam perbedaan.

Menurut Riska, Gong Perdamaian memiliki makna mendalam bagi Kota Palu karena menjadi pengingat bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga.

“Gong Perdamaian bukan hanya sebuah monumen, tetapi memiliki pesan tentang bagaimana kita hidup berdampingan dalam keberagaman,” ujar Riska.

Sementara itu, Sandi Asmar melalui presentasinya memperkenalkan keindahan Teluk Palu sebagai salah satu destinasi yang memiliki daya tarik luar biasa. Menurutnya, panorama Teluk Palu menjadi gambaran harmonisasi antara alam dan kehidupan masyarakat karena menyatukan berbagai dimensi, mulai dari pegunungan, laut, hingga kawasan perkotaan yang berada dalam satu bentang keindahan.

Keindahan Teluk Palu menjadi potensi besar yang dapat terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata daerah.

“Teluk Palu memiliki keunikan tersendiri karena kita bisa melihat perpaduan antara gunung, laut, dan kota dalam satu kawasan. Ini adalah kekayaan yang harus kita jaga dan promosikan bersama,” kata Sandi Asmar, Kabilasa Kota Palu 2026.

Tidak berhenti pada promosi, Randa dan Kabilasa Kota Palu 2026 juga membawa program kerja nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah.

Melalui gagasan dan program tersebut, Randa Kabilasa Kota Palu 2026 membuktikan bahwa gelar yang mereka sandang bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi langkah awal untuk memberikan dampak positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....