Usaha Bunga Artificial dari Purbalingga Tembus Pasar Luar Jawa lewat Live TikTok
- 24 Jun 2026 09:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Pemanfaatan platform digital menjadi kunci berkembangnya usaha bunga artificial di Kabupaten Purbalingga hingga mampu menjangkau pasar berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri.
Owner Pusat Bunga Purbalingga, Meli Anawati, mengatakan usaha yang dirintis bersama suaminya pada 2022 pascapandemi Covid-19 itu awalnya hanya mengandalkan pemasaran melalui Facebook Marketplace sebelum beralih ke WhatsApp dan kini memanfaatkan siaran langsung di TikTok.
Dalam program Ekonomi Digital RRI Pro 1 Purwokerto, Meli menjelaskan fitur live streaming dengan keranjang kuning menjadi sarana efektif untuk menjangkau konsumen secara lebih luas.
“Sekarang mayoritas penjualan berasal dari live TikTok. Kami harus konsisten siaran agar tetap mendapatkan jangkauan yang baik dari sistem platform,” ujarnya.
Menurutnya, usaha yang semula dijalankan berdua kini berkembang menjadi bisnis dengan sekitar 40 karyawan. Sebanyak 25 orang di antaranya bertugas sebagai affiliator dan tim pemasaran yang aktif melakukan siaran langsung dari toko.
Meli mengungkapkan sebagian besar pelanggan justru berasal dari luar Pulau Jawa, seperti Sumatera, Aceh, Kalimantan, hingga Papua. Bahkan produknya pernah dikirim ke Malaysia.
Target pasar utama usaha tersebut adalah pelaku usaha dekorasi pernikahan yang membutuhkan bunga artificial dalam jumlah besar untuk kebutuhan pelaminan dan dekorasi acara.
Ia menilai perkembangan teknologi digital telah membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM daerah untuk bersaing di pasar nasional tanpa harus memiliki toko fisik di berbagai kota.
Meli mengajak generasi muda untuk memanfaatkan peluang ekonomi digital dengan terus belajar, beradaptasi terhadap perubahan platform, serta tidak mudah menyerah menghadapi persaingan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....