Dana BOK APBN Rp 4.91 Miliar Perkuat Layanan Kesehatan di Pulau Sumba
- 24 Jun 2026 11:34 WIB
- Kupang
RRI.CO. ID, Sumba - Pemerintah terus memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah Pulau Sumba melalui penyaluran Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tunjangan Khusus. Hingga Juni 2026, dana yang disalurkan melalui APBN telah mencapai Rp4,91 miliar untuk mendukung dokter spesialis dan subspesialis yang bertugas di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK), Waingapu,Senin 22 Juni 2026.
Kepala KPPN Tipe A1 Waingapu, Natalia Madiarti, mengatakan dana tersebut merupakan bentuk penghargaan dan dukungan pemerintah kepada dokter spesialis, dokter subspesialis, dokter gigi spesialis, dan dokter gigi subspesialis yang berstatus ASN pada rumah sakit daerah yang telah memenuhi persyaratan tertentu sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.
Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2025, penetapan lokasi rumah sakit penerima tunjangan khusus mempertimbangkan sejumlah kriteria, antara lain berada di wilayah sulit dijangkau, rawan bencana, memiliki keterbatasan akses transportasi umum, minim sumber tambahan penghasilan tenaga spesialis, serta masih kekurangan tenaga medis spesialistik. Rumah sakit penerima juga wajib menerapkan rekam medis elektronik yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Kesehatan Nasional.
Natalia menjelaskan, hingga Juni 2026 penyaluran dana BOK Tunjangan Khusus Dokter di Pulau Sumba telah mencapai 27,85 persen dari total alokasi tahun berjalan. Penyaluran dilakukan dalam lima tahap, yakni periode Februari hingga Juni 2026, dan telah menjangkau 38 dokter penerima manfaat.
Jumlah penerima terbanyak berada di Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sumba Barat dengan masing-masing 16 dokter. Sementara itu, Kabupaten Sumba Tengah menerima alokasi untuk empat dokter dan Kabupaten Sumba Barat Daya untuk dua dokter.
Penyaluran dana dilaksanakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik. Pemerintah pusat dan daerah bersama pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala guna memastikan pemenuhan persyaratan, pelaksanaan tahapan pemberian tunjangan, serta optimalisasi pelayanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat di wilayah Pulau Sumba," ujarnya.(YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....