Berikut Perbedaan Pertamax dan Pertalite Jangan Asal Beli

  • 13 Jun 2026 19:45 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Memilih bahan bakar sering kali hanya didasarkan pada harga yang tertera di SPBU. Padahal, setiap jenis BBM memiliki karakteristik berbeda yang dapat memengaruhi performa kendaraan, efisiensi konsumsi bahan bakar, hingga kondisi mesin dalam jangka panjang.

Di Indonesia, Pertalite dan Pertamax menjadi dua jenis bensin yang paling banyak digunakan. Meski sama-sama diproduksi Pertamina, keduanya memiliki spesifikasi yang berbeda.

Memahami perbedaannya bisa membantu Anda menentukan bahan bakar yang paling sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraan. Berikut JawaPos.com merilis Sabtu 13 Juni 2026, perbedaan Pertalite dan Pertamax berikut ini.

1. Soal Irit atau Boros tidak Hanya Ditentukan Harga

Banyak orang beranggapan Pertalite lebih hemat karena harga per liternya lebih murah. Namun, jika dilihat dari sisi teknis, Pertamax berpotensi memberikan efisiensi yang lebih baik karena proses pembakarannya cenderung lebih sempurna.

Pembakaran yang optimal menghasilkan tenaga lebih besar sehingga kendaraan tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mencapai kecepatan tertentu. Dalam beberapa kondisi, hal ini bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien dan jarak tempuh per liter menjadi lebih jauh. Karena itu, biaya yang dikeluarkan tidak selalu berbanding lurus dengan harga bensin yang dibeli.

2. Berpengaruh pada Kebersihan Mesin

Perbedaan lain yang cukup penting adalah kandungan aditif di dalam bahan bakar. Pertamax dilengkapi zat tambahan yang membantu menjaga kebersihan komponen mesin, termasuk injektor dan saluran bahan bakar.

Aditif tersebut berfungsi mengurangi pembentukan kerak atau deposit karbon yang dapat mengganggu kinerja mesin. Sementara itu, Pertalite tetap aman digunakan, tetapi tidak memiliki formula pembersih sekomprehensif Pertamax. Dalam penggunaan jangka panjang, penumpukan kerak bisa terjadi lebih cepat dan berpotensi memengaruhi performa mesin jika tidak diimbangi dengan perawatan yang rutin.

3. Angka Oktan Berbeda, Fungsi juga tidak Sama

Salah satu perbedaan paling mendasar antara Pertalite dan Pertamax terletak pada nilai oktannya atau Research Octane Number (RON). Pertalite memiliki RON 90, sedangkan Pertamax memiliki RON 92.

Semakin tinggi angka oktan, semakin baik kemampuan bahan bakar menahan pembakaran dini akibat tekanan tinggi di dalam ruang mesin. Karena itu, Pertamax umumnya lebih cocok digunakan pada kendaraan dengan teknologi mesin yang lebih modern dan rasio kompresi lebih tinggi. Sementara Pertalite masih dapat digunakan untuk kendaraan yang memang dirancang menggunakan bahan bakar dengan spesifikasi tersebut.

4. Pengaruhnya Terasa pada Performa Mesin

Jenis bahan bakar yang digunakan ternyata berpengaruh terhadap respons mesin saat kendaraan dikendarai. Ketika bensin yang dipakai sesuai dengan rekomendasi pabrikan, proses pembakaran berlangsung lebih optimal, sehingga tenaga yang dihasilkan mesin juga lebih maksimal.

Pada kendaraan dengan kompresi tinggi, penggunaan Pertamax biasanya membuat akselerasi terasa lebih halus dan responsif. Sebaliknya, jika mesin membutuhkan oktan lebih tinggi tetapi terus-menerus menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih rendah, sistem mesin akan menyesuaikan proses pembakaran, sehingga performanya bisa terasa kurang bertenaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....