Niat Puasa Arafah dan Keutamaannya bagi Umat Muslim

  • 25 Mei 2026 15:43 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Puasa Arafah menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Muslim menjelang Hari Raya Iduladha.

Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan wukuf jamaah haji di Padang Arafah.

Puasa Arafah memiliki keutamaan besar karena dapat menghapus dosa selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW.

Adapun niat puasa Arafah dapat dibaca pada malam hari maupun sebelum terbit fajar bagi yang hendak menjalankannya.

Berikut bacaan niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Selain mendapatkan pahala yang besar, puasa Arafah juga menjadi momentum meningkatkan ketakwaan, memperbanyak doa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT menjelang Iduladha.

Umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji dianjurkan melaksanakan puasa ini sebagai bentuk ibadah sunnah yang penuh keberkahan.

Sementara bagi jamaah haji yang sedang menjalani wukuf di Arafah, puasa tidak dianjurkan agar kondisi fisik tetap kuat selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Dengan melaksanakan puasa Arafah, diharapkan umat Muslim dapat memperoleh ampunan serta meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....