Doa Pendek namun Penuh Makna untuk Hari Arafah

  • 22 Mei 2026 23:25 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Zulhijjah dan merupakan salah satu hari yang sangat istimewa dalam ajaran Islam. Hari ini dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan, ampunan dan kemuliaan.

Bagi jamaah haji, Hari Arafah menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji melalui wukuf di Padang Arafah, sementara bagi umat muslim di seluruh dunia yang sedang tidak melaksanaan ibadah haji, hari ini menjadi momen terbaik untuk memperbanyak doa, zikir, dan ibadah.

Dalam banyak riwayat, Hari Arafah disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa, salah satu doa dan zikir yang sangat dianjurkan dibaca saat Hari Arafah adalah:

Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ’alaa kulli syai-in qadiir

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Meskipun singkat, zikir ini memiliki makna yang sangat mendalam dan menegaskan tentang keesaan Allah SWT atas kekuasaan-Nya, serta pujian hanya bagi-Nya. Dengan memperbanyak membaca zikir ini, umat muslim diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan mengingat bahwa segala sesuatu berada dalam kuasa-Nya.

Momentum hari Arafah juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memohon ampun atas dosa-dosa, memanjatkan harapan terbaik, serta mendoakan keluarga dan orang-orang tercinta. Selain memperbanyak doa dan zikir, umat muslim juga dianjurkan untuk menjalankan puasa Arafah bagi yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....