Belajar Berkata “Tidak”, Kunci Keluar dari People Pleaser
- 19 Mei 2026 13:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Kebiasaan menjadi people pleaser dapat diatasi dengan mulai membangun batasan diri dan belajar menghargai kebutuhan pribadi. Hal tersebut disampaikan Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Uswatun Hasanah. S.Psi.,M.A dalam dialog Jaga Malam Curhatnya Pro 2, Selasa (05/05/26).
Menurut Uswatun, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyadari bahwa tidak semua orang harus menyukai diri kita. Ia menilai, keinginan untuk selalu diterima justru membuat seseorang kehilangan identitas dan kelelahan secara emosional.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya Gen Z, untuk mulai berani mengatakan tidak tanpa merasa bersalah. Menurutnya, menolak permintaan orang lain bukan berarti menjadi pribadi yang jahat, melainkan bentuk penghargaan terhadap kapasitas diri sendiri.
“Mengatakan tidak itu bukan menolak orang lain, tetapi menghargai diri sendiri,” jelasnya.
Selain itu, ia menyarankan agar seseorang mulai melatih komunikasi asertif dengan membiasakan diri menyampaikan kebutuhan, pendapat, maupun ketidaknyamanan secara jujur dan terbuka kepada orang lain. Menurutnya, komunikasi asertif penting dilakukan agar seseorang tetap dapat menjaga hubungan sosial dengan baik tanpa harus mengorbankan perasaan, kesehatan mental, maupun kebutuhan dirinya sendiri.
Uswatun menegaskan, menjadi pribadi yang baik tidak harus selalu mengalah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental agar seseorang tetap dapat membantu orang lain tanpa mengorbankan dirinya sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....