Pekerja Indonesia Paling Bahagia Se-Asia Pasifik
- 05 Feb 2026 09:45 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Sebuah laporan terbaru dari Workplace Happiness Index yang dirilis oleh Jobstreet by SEEK menyebut Indonesia sebagai negara dengan pekerja paling bahagia di kawasan Asia Pasifik. Sebanyak 82 persen responden asal Indonesia yang terdaftar dalam survei mengaku merasa cukup bahagia hingga sangat bahagia di tempat kerja.
Survei yang dilakukan kepada sekitar 1.000 responden di pasar kerja Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 64 tahun ini dilakukan lembaga riset Nature pada Oktober-November 2025. Disebutkan pula bahwa sekitar 86 persen persen pekerja Indonesia merasa dihargai di tempat kerja.
Ternyata faktor pendorong kebahagiaan para pekerja asal Indonesia berasal dari keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) serta tujuan kerja (purpose). Sementara sisanya berasal dari hubungan dengan rekan kerja sebanyak 77 persen, lokasi tempat kerja 76 persen, dan faktor lainnya sebanyak 75 persen.
Namun kebahagiaan kerja di Indonesia tidak bersifat seragam, melainkan dipengaruhi oleh tahapan hidup dan lokasi kerja. Misalnya, Generasi X menjadi kelompok paling puas dengan tingkat kebahagiaan mencapai 85 persen, disusul oleh Milenial sebesar 84 persen.
Generasi X dan Y menyebut kebahagiaan bekerja didapat dari hubungan tim yang solid serta ritme kerja yang sudah dikuasai. Sementara Gen Z merasa tidak cukup bahagia dalam pekerjaan karena merasa kurang dihargai dan kesulitan mengaitkan tugas harian dengan tujuan yang lebih besar.
Meskipun demikian ada hal yang pekerja Indonesia khawatirkan terutama di sektor teknologi AI (Artificial Intelegent). Sebanyak 42 persen pekerja merasa AI (Artificial Intelegent) mengancam keamanan pekerjaan mereka.
Menurut riset Jobstreet by SEEK, kunci kebahagiaan karyawan terletak pada fleksibilitas, makna kerja, dan komunikasi antar-generasi yang efektif. Hal ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, mengungguli negara tetangga seperti Filipina (77%) dan Malaysia (70%), serta Thailand dan Selandia Baru yang berada di kisaran 60-an persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....