Dandim Kupang Tinjau Pembangunan Jembatan Program Presiden

  • 17 Jul 2026 07:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Komandan Kodim 1604/Kupang, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., meninjau tiga titik lokasi pembangunan jembatan yang akan dikerjakan Satgas Jembatan Yonzipur 13/KE di Kabupaten Kupang, Rabu 15 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan yang dijadwalkan berlangsung sekitar lima hingga enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026.

Tiga jembatan yang akan dibangun meliputi Jembatan Nunbisa di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Jembatan Noelbisnaen di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat, dan Jembatan Kapsali di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya. Pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat konektivitas antardaerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kondisi fisik Jembatan Nunbisa di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur di Kabupaten Kupang, -NTT, Rabu 15/07/2026.

Menurut Dandim, pembangunan jembatan merupakan program strategis yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan pelaksanaannya dipercayakan kepada TNI Angkatan Darat melalui Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. selaku Dan Satgas Jembatan. Yonzipur 13/KE yang ditugaskan membangun jembatan secara optimal agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Program pembangunan jembatan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden kepada masyarakat. Kami berharap akses transportasi semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat. Kami juga memohon doa agar pembangunan dari Juli hingga Desember dapat berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu,” ujar Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto.

Khusus di wilayah Amfoang Barat Daya, Dandim menjelaskan bahwa keberadaan jembatan sangat penting karena selama ini masyarakat harus melintasi sungai ketika jembatan terputus. Kondisi tersebut menjadi sangat berbahaya saat musim penghujan. Karena itu, pembangunan jembatan diharapkan menjadi solusi permanen yang membuka akses masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara di daerah.

Dandim menegaskan pihaknya akan terus memantau dan mendampingi Satgas Jembatan selama proses pembangunan. Sesuai arahan pimpinan TNI AD, jembatan yang dibangun merupakan jembatan permanen dengan konstruksi pondasi, tiang, dan geladak yang dirancang kokoh untuk digunakan dalam jangka panjang.

Komandan Kodim 1604/Kupang, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan, Rabu. 15 juli 2026

Di sela kegiatan monitoring, Dandim 1604/Kupang juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan berupa 150 karung beras kemasan 5 kilogram dan 150 rak telur untuk 150 kepala keluarga. Bantuan tersebut disalurkan bersama Pasi Ops Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Agus Arianto, Pasilog Kapten Inf Muh. Said Abdullah beserta staf, Bati Unit Intel Serma Purnomo, serta personel Kowad Serda (K) Lisa dan Serda (K) Ivony.

Melalui pembangunan infrastruktur dan penyaluran bantuan sosial tersebut, TNI AD berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Kupang. (As)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....