Realisasi Anggaran Sekolah Rakyat 2026 di NTT Capai Rp132 Miliar

  • 16 Jul 2026 17:00 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan sektor pendidikan dan memastikan pemerataan fasilitas belajar melalui Program Prioritas Sekolah Rakyat. Sampai dengan minggu ke dua Juli 2026, program ini mencatatkan progres pelaksanaan yang sangat positif dengan total persentase realisasi anggaran yang mencapai 69,48%.

Program strategis ini memiliki total pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp190,08 Miliar. Dari alokasi yang masif tersebut, dana yang telah berhasil direalisasikan tercatat sebesar Rp132,06 Miliar.

Capaian ini menunjukkan progres yang cukup signifikan dalam pelaksanaan program strategis nasional di bidang pendidikan, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Program ini dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Nusa Tenggara Timur, di bawah fungsi Pendidikan, dengan output utama berupa penyediaan Prasarana Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam Penyediaan dan Peningkatan Kualitas Sarana Prasarana Pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Sekolah Rakyat di Nusa Tenggara Timur Adi Setiawan, Kepala Kanwil DJPb NTT menyampaikan Sekolah Rakyat merupakan Program Prioritas Pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui Pendidikan.

Program ini ditujukan untuk anak-anak yang berasal dari keluarga yang termasuk dalam kategori miskin dan miskin ekstrim berdasarkan DTSEN. Di NTT program ini telah berjalan, diawali dengan beroperasinya SRMP Pertama 19 Kupang yang sementara berlokasi di Sentra Efata.

Sekolah ini pada Angkatan pertama menampung 100 siswa sedang di tahun ke dua menampung 270 siswa dari keluarga kelompok yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Untuk operasionalisasi secara permanen, Pemerintah telah menyediakan lahan di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Direncanakan fasilitas disediakan guna menunjang pengembangan baik akademik maupun non-akademik seperti Lab. Keterampilan dan Lab. Sains, Perpustakaan dan Lab, Komputer, Lapangan Olahraga, Pusat Kegiatan Ekstrakurikuler, dan lainnya. Rincian Penyerapan Anggaran Berdasarkan Jenis Belanja Berdasarkan jenis akun belanja, anggaran program ini terbagi menjadi dua jenis akun belanja yaitu:

• Belanja Modal: Akun ini mendominasi keseluruhan alokasi program dengan total pagu sebesar Rp189,4 Miliar. Angka realisasi untuk belanja modal ini telah menyentuh Rp131,8 Miliar atau mencapai tingkat serapan sebesar 69,59%. Tingginya realisasi pada sektor ini mencerminkan masifnya akselerasi pengerjaan konstruksi dan penyelesaian aset tetap infrastruktur sekolah di lapangan.

• Belanja Barang: Akun ini dialokasikan untuk mendukung kelancaran pemenuhan kebutuhan non-modal dengan total pagu sebesar Rp678 Juta. Hingga 13 Juli 2026 ini, realisasi penyerapan belanja barang tercatat sebesar Rp252 Juta, yang mewakili persentase serapan sebesar 37,22% Komitmen Percepatan Pembangunan Pendidikan Kepala Kanwil DJPb NTT Adi Setiawan menambahkan tingginya realisasi belanja modal mencerminkan progres pembangunan fisik sarana pendidikan sebagaimana yang target.

Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu di Nusa Tenggara Timur, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, sekaligus menjadi salah satu bentuk pemerataan pembangunan infrastruktur pendidikan di kawasan timur Indonesia. Pemerintah terus mendorong percepatan penyerapan anggaran hingga akhir periode, khususnya pada pos belanja barang yang realisasinya masih perlu ditingkatkan, guna memastikan seluruh manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Dengan capaian realisasi yang terus membaik, program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi generasi muda khususnya dari keluarga kurang mampu di Nusa Tenggara Timur. (rls/at)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....