HAKLI: Penanaman Mangrove Perkuat Pelestarian Pesisir Kota Cirebon

  • 10 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) bersama berbagai pihak menggelar kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir Kota Cirebon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim di wilayah pesisir.

Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Wawan Irawan SKM, menilai kegiatan penanaman mangrove tahun ini berlangsung meriah dan membawa manfaat besar bagi lingkungan. Menurutnya, keberadaan mangrove diharapkan mampu membantu mengurangi suhu panas yang semakin dirasakan masyarakat, khususnya di kawasan pesisir.

“Program ini sangat luar biasa, terutama karena berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Dengan adanya penanaman mangrove, diharapkan ke depan dapat membantu mengurangi panas yang terjadi di Kota Cirebon, terutama di wilayah pesisir,” ujar Wawan kepada RRI, Jumat, 10 Juli 2026.

Baca juga: Pemerintah Kota Cirebon Apresiasi Penanaman Mangrove pada Hari Mangrove Dunia

Wawan mengatakan penanaman mangrove sebenarnya telah dilakukan secara rutin setiap tahun di kawasan tersebut. Namun, tingkat keberhasilan tanaman masih dipengaruhi kondisi lingkungan, terutama tingginya kadar garam di wilayah pesisir.

Ia menjelaskan kadar garam yang tinggi menyebabkan jumlah mangrove yang mampu tumbuh lebih sedikit dibandingkan yang tidak bertahan hidup. Kondisi itu menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian agar program rehabilitasi pesisir dapat berjalan lebih optimal.

“Kolaborasi sangat penting karena menjaga lingkungan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terlibat, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Wawan berharap kegiatan penanaman mangrove dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Ia juga mendorong agar cakupan kegiatan diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dan lokasi penanaman tidak hanya terpusat di kawasan Kejawanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....