Komisi II DPRD NTT Kawal Cetak Sawah Rakyat, tegaskan Harus Tepat Sasaran dan Sukses

  • 07 Jul 2026 16:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah. Sekretaris Komisi II DPRD NTT sekaligus Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Junaidin Mahasan, S.Pd.I., menegaskan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai sasaran, mulai dari lokasi hingga luas lahan yang dikerjakan.

Menurut Junaidin, berdasarkan data yang diterima DPRD, pada tahun 2026 Program Cetak Sawah Rakyat di NTT ditargetkan mencakup lahan seluas 13.810 hektare yang tersebar di sejumlah kabupaten. Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan rinci mengenai titik-titik lokasi pelaksanaan program tersebut.

"Kami ingin memastikan sasaran, target, dan lokasi Program Cetak Sawah Rakyat ini benar-benar jelas. Karena itu, dalam waktu dekat kami akan memanggil Dinas Pertanian Provinsi NTT untuk meminta laporan lengkap mengenai lokasi, luas lahan, dan perkembangan pelaksanaannya," kata Junaidin.

Ia menjelaskan, beberapa wilayah yang direncanakan menjadi lokasi program antara lain berada di Kabupaten Kupang. Namun, DPRD tetap membutuhkan data resmi agar pengawasan dapat dilakukan secara optimal.

Selain itu, Junaidin menyebut kesiapan alat dan mesin pertanian (Alsintan) menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program. Menurutnya, bantuan Alsintan merupakan dukungan langsung dari Kementerian Pertanian sehingga pengelolaannya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

"Sebagai DPRD, kami menjalankan fungsi kontrol. Kami ingin melihat mana yang sudah siap dan mana yang masih perlu dipersiapkan agar program ini berjalan sesuai harapan," katanya.

Ia menambahkan, Komisi II DPRD NTT akan terus menjalin koordinasi dengan Dinas Pertanian sebagai mitra kerja guna memastikan seluruh tahapan program berjalan dengan baik. "Kami ingin program ini benar-benar sukses karena menurut kami Program Cetak Sawah Rakyat merupakan program yang sangat baik dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di NTT," katanya.

Junaidin berharap pemerintah pusat terus memberikan perhatian kepada NTT melalui penambahan program cetak sawah pada tahun-tahun mendatang. "Harapan kami, semakin banyak program cetak sawah di NTT, semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya. Ketika petani semakin sejahtera, maka masyarakat NTT juga akan semakin maju dan bahagia," ujar Junaidin.

Program Cetak Sawah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas lahan pertanian produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD, diharapkan program tersebut dapat berjalan tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi petani, serta mendorong pertumbuhan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....