Kolaborasi Perkuat Pendidikan Kebencanaan Anak

  • 05 Jul 2026 18:28 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Pendidikan kebencanaan memerlukan dukungan bersama pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dan organisasi kemanusiaan secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut memperluas jangkauan edukasi kepada anak di berbagai wilayah rawan bencana Indonesia.

Penekanan ini disampaikan Disaster Management Specialist WVI NTT dan Indonesia Timur, Severinus L. Budiman kepada rri.co.id, Sabtu 4 Juli 2026. "Tidak hanya guru atau orang tua saja, tapi kolaborasi semua pihak."

Dikatakan, bawah penanggulangan bencana bukan tanggung jawab satu lembaga atau organisasi saja. Semua pihak memiliki peran penting membangun budaya kesiapsiagaan sejak usia anak-anak melalui pendidikan berkelanjutan.

Pemerintah daerah diharapkan memperkuat kebijakan pendidikan kebencanaan pada seluruh jenjang satuan pendidikan di wilayahnya. Organisasi kemanusiaan mendukung melalui pelatihan, pendampingan, serta penyediaan materi edukasi sesuai kebutuhan daerah setempat.

Media massa berperan menyebarluaskan informasi kebencanaan secara akurat kepada seluruh lapisan masyarakat setiap saat. "Pendidikan kebencanaan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi keselamatan anak Indonesia,"katanya

Severinus L. Budiman mengatakan Akademisi juga turut menyumbangkan hasil penelitian untuk memperkaya materi pembelajaran kebencanaan berbasis ilmu pengetahuan terkini. Selain itu, dunia usaha juga dapat mendukung melalui program tanggung jawab sosial bagi pendidikan kebencanaan masyarakat peluang keselamatan lebih besar ketika keadaan darurat terjadi," tuturnya.

Melalui sinergi seluruh pihak diharapkan menciptakan generasi tangguh menghadapi berbagai risiko bencana pada masa depan Indonesia. Serta edukasi berkelanjutan menjadi investasi penting untuk mengurangi dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....