Genjot Budidaya Ikan Air Tawar, Bangkalan Dorong Stimulus Kolaborasi Dengan KDKMP
- 29 Jun 2026 05:35 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Bangkalan - Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Bangkalan terus bergerak cepat dalam menggenjot produksi perikanan budidaya. Salah satu langkah strategis yang sedang dipacu adalah stimulus bagi pembudidaya lele dengan kolaborasi bersama Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kepala DPPKP Bangkalan, CHK Karyadinata mengimbau kepada seluruh kepala desa, pembudidaya dan manajer KDKMP di Bangkalan untuk segera mengurus kelengkapan administrasi usaha mereka agar mendapatkan stimulus bagi budidaya ikan air tawar dari Kementrian Kelautan dan Perikanan.
“Kami sudah mengirimi surat ke semua Kepala Desa, silahkan urus di KDMP NIB agar ada NIB 03321 untuk mengupdate data di OSS, kalau muncul KBLI ini makan akan termonitor oleh KKP dan mendapat kunjungan untuk klarifikasi,” tutur karyadinata, Sabtu 27 Juni 2026.
Perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia(KBLI) pada KDKMP ini sangat krusial sebagai pintu masuk bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk melakukan monitoring dan verifikasi langsung ke lapangan dalam penyaluran bantuan bagi budidaya ikan air tawar.
Jika telah terverfikasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengucurkan bantuan sistem budidaya intensif. Paket bantuan yang disiapkan berkisar antara 20 hingga 30 kolam, dengan standar operasional sebanyak 24 kolam lele sistem bioflok per paketnya. Sejauh ini telah terdapat 18 KDKMP di Bangkalan mendaftarkan budidaya ikan air tawar sebagai unit usahanya dan sudah empat KDKMP yang terferifikasi oleh Kementrian Kelauatan dan Perikanan.
Dengan demikian diharapkan seluruh desa dapat memanfaatkan stimulus sektor perikanan ini, sehingga nantinya dapat meningkatkan produksi pembudidaya lele di Bangkalan untuk memenugi kebutuhan pasar yang kian meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....