Ahli Gizi SPPG Kalooranta Waya Pastikan MBG Tetap Berkualitas

  • 01 Mar 2026 21:17 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasaran tidak berdampak pada kualitas dan porsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalooranta Waya, Desa Pinabetengan Utara, Kecamatan Tompaso Barat. Ahli Gizi SPPG Kalooranta Waya, Meilina Porayouw, menegaskan bahwa naiknya harga bahan pangan seperti hortikultura, sembako, telur ayam, daging ayam, dan beras tidak mengurangi kandungan gizi maupun gramasi kalori pada setiap porsi makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

“Naiknya harga beli beberapa jenis komoditas tidak mengurangi kandungan atau gramasi jumlah kalori pada pemenuhan makan bergizi gratis,” tegas Meilina kepada RRI Manado.

Ia memastikan, meskipun harga beras dan bahan pangan lainnya mengalami kenaikan, porsi makanan yang diberikan tetap sama dan sesuai standar gizi yang telah ditetapkan.

“Beras saat ini naik yang diikuti bahan pangan lainnya, namun tidak berdampak pada makanan bergizi gratis bagi para penerima manfaat,” ujarnya.

Untuk menyiasati lonjakan harga di pasar tradisional maupun dari petani pemasok, pihak dapur menerapkan sistem subsidi silang. Jika pada satu hari anggaran belanja melebihi pagu, maka pada hari berikutnya dilakukan penyesuaian melalui pengelolaan anggaran yang lebih efisien.

“Kami menerapkan subsidi silang. Jika hari ini pagu pembelanjaan melebihi, maka di hari berikutnya dilakukan pengaturan agar tetap sesuai anggaran tanpa mengurangi kualitas,” jelasnya.

Meilina juga mengingatkan para relawan dapur agar tetap menjaga kekompakan, disiplin, serta meningkatkan etos kerja demi memastikan pelayanan berjalan optimal.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat MBG golongan B-3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), Meggie Paendong, menyampaikan apresiasi atas program yang telah ia terima selama empat bulan terakhir.

Ia mengaku program tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kondisi kesehatan ibu hamil dan menyusui serta mendukung pertumbuhan balita.

“Kami berterima kasih kepada Dapur SPPG Kalooranta Waya yang telah banyak membantu perkembangan kondisi ibu hamil, menyusui, dan pertumbuhan anak balita,” ujarnya.

Mewakili penerima manfaat lainnya, Meggie berharap ke depan jangkauan program MBG dapat diperluas ke desa-desa sekitar, sekaligus mempertahankan kualitas dan kinerja pelayanan seperti yang telah berjalan saat ini.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....