Futsal: Dari Jalanan Montevideo Menjadi Industri Olahraga Nasional

  • 09 Feb 2026 18:17 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Futsal kini bukan lagi sekadar alternatif sepak bola saat hujan turun. Di Indonesia, olahraga ini telah berkembang menjadi gaya hidup urban sekaligus industri kompetitif yang mapan. Namun, perjalanan olahraga ini dimulai dari sebuah kebutuhan sederhana di ruang sempit Amerika Selatan hampir satu abad yang lalu.

Berdasarkan catatan sejarah resmi FIFA, futsal diciptakan pada tahun 1930 oleh seorang guru olahraga bernama Juan Carlos Ceriani di Montevideo, Uruguay. Ceriani memindahkan permainan ke dalam lapangan basket yang memiliki permukaan keras dan ukuran lebih kecil guna menghindari kendala lapangan terbuka yang sering tergenang air.

Istilah "Futsal" sendiri merupakan singkatan dari bahasa Spanyol yakni fútbol (sepak bola) dan sala (ruangan). Keunikan aturan yang diciptakan Ceriani, seperti penggunaan bola yang lebih berat agar tidak mudah memantul tinggi, menjadi ciri khas yang membedakan futsal dengan sepak bola konvensional hingga saat ini.

Di Indonesia, futsal mulai dikenal luas pada awal era 2000-an. Berdasarkan arsip PSSI dan media nasional Kompas, momentum besar futsal terjadi saat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2002. Sejak saat itu, lapangan futsal komersial menjamur di seluruh penjuru Nusantara. Perkembangan profesionalitas futsal tanah air semakin kokoh dengan terbentuknya Federasi Futsal Indonesia (FFI) dan kehadiran Liga Futsal Profesional (PFL) yang menjadi fondasi utama pembinaan talenta-talenta lokal.

Kebangkitan futsal Indonesia di level internasional mencapai puncaknya pada turnamen AFC Futsal Asian Cup terbaru. Indonesia tidak lagi hanya dipandang sebagai kekuatan regional di Asia Tenggara, melainkan telah bertransformasi menjadi penantang serius gelar juara di level benua.

Melansir laporan dari AFC dan ANTARA News, keberhasilan Indonesia menembus babak final dalam turnamen AFC terbaru tidak lepas dari tangan dingin pelatih Hector Souto. Juru taktik asal Spanyol ini berhasil membangun sistem permainan yang disiplin, modern, dan penuh determinasi. Di bawah arahan Souto, skuad Garuda menunjukkan kematangan taktis yang luar biasa, mampu mengimbangi gaya permainan cepat negara-negara raksasa futsal Asia seperti Iran dan Jepang. Prestasi membawa Indonesia ke partai puncak AFC merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah futsal tanah air, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai kekuatan baru yang diperhitungkan di peta futsal dunia.

Futsal menunjukkan bahwa olahraga ini adalah solusi kreatif atas keterbatasan ruang. Dari sebuah aula sekolah di Uruguay, futsal kini telah menjadi pilar penting prestasi olahraga Indonesia. Dengan keberhasilan mencapai final AFC terbaru di bawah kepemimpinan Hector Souto, harapan masyarakat kini tertuju pada target yang lebih besar: membawa Merah Putih berkibar di pentas Piala Dunia Futsal. Prestasi ini menjadi bukti bahwa dengan manajemen yang profesional dan pelatih yang tepat, Indonesia mampu bersaing di kasta tertinggi dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....