Bola Ramah Lingkungan, Ini Bahan-bahannya
- 11 Jun 2026 09:14 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID., Denpasar : Sepakbola merupakan olahraga yang paling digemari oleh Masyarakat. Pertandingan olahraga ini biasanya diadakan mulai dari tingkat desa hingga tingkat dunia. Dalam olahraga ini tidak hanya pakaian pemain yang menjadi incaran, tetapi juga bola yang digunakan dalam setiap pertandingannya.
Bola ini dulunya dibuat dengan menggunakan bahan yang tidak ramah lingkungan. Namun di zaman sekarang bola sepak ini dibuat dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Dilansir dari berbagai sumber, industri pembuatan bola sepak modern kini bertransformasi ke arah keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan bahan kimia beracun. Transformasi ini dipelopori oleh produsen besar seperti Adidas melalui inovasi material organik (berbasis biomasa) dan zat kimia yang lebih aman.
Bahan-bahan kimia dan material ramah lingkungan ini kini mulai digunakan pada bola modern. Bahan-bahan ramah lingkungan ini terdiri dari tinta berbasis air, perekat berbasis air, poliuretan berbasis bio, poliester daur ulang dan karet alami berkelanjutan.
Tinta berbasis air (water-based inks) ini fungsinya digunakan untuk mencetak logo, warna, dan grafis estetika di atas permukaan panel bola. Alasannya disebut ramah lingkungan karena tinta konvensional berbasis pelarut organik ini melepaskan Volatile Organic Compounds (VOC) yang mencemari udara dan beracun bagi pekerja. Tinta berbasis air ini menggunakan air sebagai pelarut utamanya. Tinta ini juga bebas dari PVC, timbal, logam berat, serta zat kimia perusak ozon seperti CFC. Teknologinya pertama kali diterapkan secara masif pada bola resmi Piala Dunia 2022 (Al Rihla).
Perekat berbasis air (water-based glues), penggunaannya berfungsi untuk mengelem lapisan kain penguat (backing) di bawah panel kulit luar serta menyatukan panel pada metode thermal bonding. Alasan disebut Ramah Lingkungan karena dapat menggantikan lem korosif berbasis solven kimia berbahaya. Perekat berbasis air ini mengeras tanpa mengeluarkan emisi gas beracun. Jadi aman bagi lingkungan pabrik, namun tetap menghasilkan daya rekat yang sangat kuat dan tahan air.
Poliuretan berbasis bio (bio-based polyurethane / pu) ini berfungsi sebgai bahan utama pembuat kulit sintetis luar bola yang memberikan tekstur empuk, elastis, dan tahan gesekan. Alasannya disebut ramah lingkungan karena PU konvensional murni dibuat dari turunan minyak bumi (fosil). Bola modern seperti Fussballliebe (bola resmi Euro 2024) mulai mencampurkan komponen organik. Komponen-komponen organik ini, antara lain serat jagung, tebu dan bubur kayu. Komponen-komponen ini dimasukkan ke dalam struktur kimia poliuretan tanpa mengurangi kualitas performa bola di lapangan.
Poliester Daur Ulang (Recycled Polyester) ini berfungsi sebagai serat kain internal (lining) yang berlapis-lapis di bawah kulit luar bola untuk menjaga bentuk bulat dan kekuatan struktur bola. Alasan bahan ini ramah lingkungan karena benang poliester sintesis ini tidak dibuat dari plastik baru, melainkan dari hasil daur ulang limbah botol plastik pasca-konsumsi (PET) atau limbah tekstil. Penggunaan ini secara signifikan mengurangi jejak karbon produksi dan membantu menekan limbah plastik global.
Karet alami berkelanjutan (sustainably sourced natural rubber), bahan ini digunakan untuk membuat komponen kantung udara dalam (bladder) guna menjaga retensi angin yang optimal. Alasan bahan ini ramah lingkungan karena dibandingkan menggunakan karet sintetis berbasis hidrokarbon (butil konvensional). Produsen mulai beralih menggunakan lateks karet alami yang dipanen dari perkebunan bersertifikat ramah lingkungan. Jadi tidak merusak hutan alami/bukan hasil deforestasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....