Perguruan Tinggi Memiliki Peran Krusial di Era Kecerdasan Buatan
- 05 Okt 2026 10:42 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - China-Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation 2026 telah sukses dilaksanakan pada 3–4 Oktober 2026 di United In Diversity (UID) Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Event tersebut merupakan inisiasi dari Tsinghua Southeast Asia Center (Tsinghua SEA) bersama Tsinghua University, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, serta Secretariat of the Organizing Committee of China-ASEAN Education Cooperation Week,
Mengusung semangat penguatan konektivitas dalam menyokong Belt and Road Initiative (BRI), forum ini menjadi titik temu bagi para pemimpin global, pakar industri, dan akademisi. Tujuuannya untuk membangun dialog dan menjajaki kolaborasi bidang pendidikan, industri dan inovasi, serta ekonomi.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 3 Oktober 2026 melalui pertunjukan budaya berupa kolaborasi barongsai dan barong Bali sebagai simbol persahabatan yang erat antara China dan Indonesia. Kegiatan ini menjadi pengantar bagi forum utama yang berlangsung pada 4 Oktober 2026 di UID Bali Campus untuk membahas peran strategis institusi pendidikan tinggi dalam mendukung transformasi industri, inovasi, dan pembangunan ekonomi.

Chairman of the Tsinghua University Council, Prof. Qiu Yong, saat pembukaan forum utama,
menegaskan komitmen institusinya melalui strategi global yang terus berkembang. Menurutnya, tahun ini menandai peringatan 10 tahun peluncuran Global Strategy Tsinghua University.
“Pada tahun 2016, Tsinghua memperkenalkan strategi global pertamanya untuk semakin memperkuat keterlibatan global Tsinghua serta membangun universitas berstandar dunia yang lebih terbuka, terintegrasi, dan tangguh,” katanya.
Ia menambahkan bahwa di era AI, peran perguruan tinggi menjadi kian krusial. Melalui Tsinghua SEA, pihaknya berharap dapat menghubungkan universitas, pemerintah, industri, dan masyarakat luas untuk memfasilitasi aliran talenta, pengetahuan, serta inovasi guna merespons secara langsung kebutuhan Indonesia dan Asia Tenggara secara langsung, sekaligus menjadikan forum ini sebagai platform kolaborasi jangka panjang.

Sementara itu, Presiden United In Diversity, Tantowi Yahya, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momentum penting dalam memperingati 10 tahun kerja sama internasional Tsinghua University (10 years global partnership). Tantowi mengatakan, Indonesia merupakan salah satu penyumbang alumni Tsinghua University dalam jumlah besar.
“Berbagai program kolaborasi yang telah dijalankan bersama kementerian di Indonesia, seperti Knowledge Innovation Technology Alliance (KITA) yang menggabungkan keilmuan dan AI agar dapat dimanfaatkan secara luas, program Happy Digital X, hingga kontribusi Tsinghua dalam menyiapkan perencanaan infrastruktur digital yang efisien, hijau, dan membahagiakan bagi pengembangan kawasan kota/kabupaten di Indonesia seperti yang telah diterapkan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, turut menegaskan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan sektor industri untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis pengetahuan. “Melalui pertukaran perspektif ini, forum menjadi momentum untuk menyelaraskan ekosistem pendidikan tinggi dan industri, pengembangan talenta, penelitian, energi, hingga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi,” sebut Luhut.
Direktur Eksekutif Tsinghua Southeast Asia Center, Shobi Lawalata, mengutip pandangan Luhut mengenai pentingnya transfer pengetahuan di bidang AI bagi SDM Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Shobi juga menyampaikan bahwa kolaborasi Tsinghua SEA dan UID bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia telah menjadikan UID Bali Campus sebagai Garuda Spark Innovation Hub, yang berperan dalam mendukung pengembangan talenta muda di bidang AI dan teknologi secara lebih luas.
“Kolaborasi ini membuka peluang yang semakin besar sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi, teknologi, dan aksi iklim. Kehadiran berbagai mitra lintas sektor, mulai dari bidang biomedical engineering hingga perusahaan energi hijau global seperti Envision, turut membuka peluang nyata bagi kerja sama Selatan-Selatan dalam mempercepat transisi energi serta mendorong adopsi AI dan teknologi yang selaras dengan filosofi Tri Hita Karana,” katanya.

Sebagai langkah konkret dari dialog tersebut, forum ini juga mewadahi peresmian Envision Indonesia Sustainable Development Center, Tsinghua University, sebagai hasil kerja sama dengan Envision Energy untuk mendorong pengembangan proyek infrastruktur net-zero dan masa depan yang berkelanjutan. Selain itu, Capsule Dormitory di Tsinghua SEA yang bernama SeedWork & SeedRest Capsule turut diresmikan sebagai bentuk kontribusi alumni Departemen Ilmu Komputer Tsinghua University angkatan 1987 dalam mendukung kegiatan pembelajaran di kawasan tersebut.
Tak hanya peresmian, forum ini turut menjadi saksi penandatanganan empat nota kesepahaman (MoU) antara Tsinghua University dan berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, yaitu kerja sama antara Tsinghua University dengan Institut Teknologi Del (IT Del); Tsinghua Shenzhen International Graduate School dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS); Tsinghua Shenzhen International Graduate School dengan Institut Teknologi Bandung (ITB); serta Yangtze Delta Region Institute of Tsinghua University, Zhejiang dengan IPB University. Penandatanganan tersebut mencerminkan komitmen nyata dalam penguatan riset, pertukaran akademik, pengembangan kapasitas, dan inovasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.
Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta strategi global Tsinghua University, Tsinghua Southeast Asia Center berkomitmen untuk terus berkembang sebagai platform inklusif dalam memperkuat kerja sama pendidikan. Tsinghua Southeast Asia Center juga komit pada inovasi, industri, dan pertukaran budaya antara China, Indonesia, Asia Tenggara, serta masyarakat global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....