Hadapi Ancaman Kekeringan, Denpasar Genjot Penanaman Padi Tahan Kering
- 29 Sep 2026 11:33 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Ancaman kekeringan mendorong Pemerintah Kota Denpasar memperkuat strategi penanaman padi. Sebanyak 178 hektare sawah telah ditanami varietas Cakra Buana Agritan yang memiliki ketahanan terhadap kondisi minim air untuk menekan risiko gagal panen selama musim kemarau.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari, mengatakan penanaman varietas tahan kekeringan tersebut merupakan bagian dari target seluas 205 hektare. “Seluas 205 hektare sudah dilakukan percepatan tanam sejak Juli hingga Agustus di 15 subak,” kata Anggreni saat dikonfirmasi RRI, Selasa 29 September 2026.
Dari target tersebut, sebanyak 178 hektare telah terealisasi hingga akhir Agustus. Sementara 27 hektare lainnya dijadwalkan ditanami pada November, terdiri atas 3 hektare di Subak Ubung dan 24 hektare di Subak Buaji.
Selain memilih varietas tahan kekeringan, Pemkot Denpasar menyiapkan langkah untuk menjaga ketersediaan air. Sebanyak 10 unit pompa disiapkan melalui program pompanisasi untuk mendukung kebutuhan air lahan pertanian selama musim kemarau.
“Kita mengoptimalkan sumber air dengan menyiapkan pompanisasi sebanyak 10 unit,” ujarnya.
Anggreni mengimbau petani mempercepat penanaman dan menggunakan varietas yang memiliki ketahanan terhadap kekeringan. Petani juga diminta berkoordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi kendala selama musim kemarau.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mengurangi potensi kerugian petani akibat keterbatasan air. Pemilihan varietas tahan kekeringan dan penguatan ketersediaan air menjadi bagian dari strategi menghadapi kondisi musim kemarau di Denpasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....