Perubahan APBD 2026 Denpasar Naik Rp262,4 Miliar, Defisit Tembus Rp644,73 Miliar

  • 14 Sep 2026 08:43 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar mengusulkan perubahan APBD 2026 dengan kenaikan pendapatan sebesar Rp179,83 miliar dan belanja Rp262,40 miliar. Dengan perubahan tersebut, belanja daerah dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 mencapai Rp3,90 triliun lebih, sementara defisit anggaran diproyeksikan menembus Rp644,73 miliar.

Rancangan Perubahan APBD 2026 dan Rancangan APBD 2027 tersebut dipaparkan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam Sidang Paripurna ke-15 DPRD Kota Denpasar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis 10 September 2026. Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan dihadiri 37 anggota DPRD Kota Denpasar dari berbagai fraksi.

Dalam penjelasannya, Jaya Negara mengatakan penyusunan kedua rancangan anggaran tersebut mengacu pada hasil pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2026 pada 12 Agustus 2026 serta KUA-PPAS 2027 pada 28 Juli 2026.

Penyusunan anggaran juga disesuaikan dengan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2026.

“Penyusunan ini sudah memperhatikan sinkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, baik menyangkut pendapatan, belanja, maupun pembiayaan daerah,” ujar Jaya Negara.

Untuk Rancangan Perubahan APBD 2026, target Pendapatan Daerah meningkat Rp179,83 miliar menjadi Rp3,26 triliun lebih. Kenaikan terbesar berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bertambah Rp178,73 miliar sehingga menjadi Rp2,22 triliun lebih. Pada sisi belanja, Pemerintah Kota Denpasar merancang kenaikan sebesar Rp262,40 miliar menjadi Rp3,90 triliun lebih.

Dengan komposisi tersebut, defisit Rancangan Perubahan APBD 2026 mencapai Rp644,73 miliar lebih. Jaya Negara mengatakan defisit tersebut akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025.

“Dari perhitungan tersebut, dapat disebutkan defisit Perubahan APBD 2026 tercatat Rp644,73 miliar lebih. Defisit akan ditutup melalui Penerimaan Pembiayaan dari SiLPA Tahun 2025,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....