Utsawa Dharma Gita sebagai Wadah Pemajuan Kebudayaan Bali

  • 08 Sep 2026 10:25 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Utsawa Dharma Gita ke 33 tahun 2026 siap digelar di Taman Budaya Provinsi Bali pada 11 hingga 16 September 2026. Utsawa Dharma Gita menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Bali melestarikan berbagai bentuk tradisi lisan dan seni vokal klasik seperti sloka, kakawin, palawakya, geguritan, dan kidung.

Tim Kurator Utsawa Dharma Gita tahun 2026 Profesor I Made Surada kepada RRI.CO.ID di Denpasar mengatakan, Utsawa Dharma Gita merupakan festival atau lomba nyanyian suci keagamaan Hindu sebagai pemajuan, pelestarian, dan penguatan kebudayaan Bali. Ia menjelaskan, ajang ini sekaligus upaya penanaman nilai agama Hindu dalam pelantunan Dharma Gita yang memuat nilai – nilai spriritual dan ajaran moral.

Menurut Prof. Surada, Utsawa ini juga bagian dari pewarisan budaya untuk mendorong generasi muda belajar membaca, menghafal, melafalkan hingga memahami makna susastra – susastra suci. Utsawa Dharma Gita ke - 33 tahun ini siap digelar di Taman Budaya Provinsi Bali. Utsawa Dharma Gita menjadi langkah strategis dalam pemajuan kebudayaan Bali,” ujar Pro. Surada.

Sementara, Kasi Penyajian dan Pengembangan Seni, UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arum Gunawan mengatakan, Utsawa Dharma Gita menjadi langkah strategis Pemerintah dalam pemajuan kebudayaan Bali yang tidak hanya berfokus pada seni dan kebudayaan, namun juga susastra Hindu Bali. Ia menjelaskan, untuk tahun ini 80 persen peserta Utsawa Dharma Gita merupakan generasi muda yang membuktikan konsistensi penguatan karakter dan nilai spiritual generasi muda Hindu Bali.

“Pemerintah menitikberatkan visi pembangunan pada sektor kebudayaan yang menjadi hulunya pembangunan Bali,” ujar Arum Gunawan.

Utsawa Dharma Gita ke – 33 tahun 2026 akan berlangsung di Taman Budaya Provinsi Bali. Utsawa ini akan diikuti 331 peserta dengan 11 cabang dan 37 kategori lomba mulai 11 September hingga 16 September 2026. Tahun ini utsawa mencakup membaca teks suci, dharma wacana bahasa Bali dan Inggris, dharma carita hingga dharma wiwada atau debat keagamaan. Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali menjadi tolok ukur pembinaan susastra suci di masing-masing kabupaten/kota.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....