Wawali Arya Wibawa: Hari Jadi Provinsi Bali, Teguhkan Komitmen Bali Era Baru

  • 15 Agt 2026 15:09 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin apel peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Lumintang, Denpasar, Jumat 14 Agustus 2026. Momentum tersebut menjadi ajang meneguhkan kembali komitmen menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali di tengah arah pembangunan Bali Era Baru.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa membacakan pidato Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam pidato itu, Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali disebut sebagai momentum bagi seluruh krama Bali untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen menata masa depan Bali.

Mengusung tema "Suci Lascarya, Nusa Wijaya" yang bermakna tulus ikhlas untuk kejayaan Bali, peringatan tahun ini menjadi ajakan untuk memperkuat persatuan dan bersama-sama mewujudkan Bali yang berkualitas, unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan. Dalam pidatonya, Koster menekankan bahwa perjalanan Bali sejak 1958 telah menghasilkan berbagai kemajuan dan prestasi.

Semangat ketulusan, integritas, gotong royong, dan tanggung jawab diharapkan terus menjadi landasan dalam berkarya, mengabdi, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Arah pembangunan Bali tetap mengacu pada visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Visi tersebut menempatkan kelestarian alam, manusia, dan kebudayaan Bali sebagai fondasi utama pembangunan. Arah pembangunan itu mencakup enam bidang prioritas, yakni adat, agama, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal; kesehatan, pendidikan, pemuda, olahraga, jaminan sosial, dan ketenagakerjaan; transformasi perekonomian melalui Ekonomi Kerthi Bali; infrastruktur dan transportasi; lingkungan, kehutanan, dan energi; serta Bali Pulau Digital dan keamanan Bali.

Pembangunan juga diarahkan melalui semangat "Satu Pulau, Satu Pola, dan Satu Tata Kelola" agar pelaksanaannya berjalan terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi. Koster turut menegaskan pentingnya periode 2025–2030 sebagai tahap awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125.

Keberhasilan pembangunan pada periode tersebut dinilai menjadi fondasi bagi kesinambungan pembangunan serta masa depan generasi penerus Bali. Sejalan dengan arah tersebut, Pemerintah Kota Denpasar menyatakan komitmennya mendukung dan menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali.

Kolaborasi antardaerah dinilai penting agar pembangunan berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menutup pembacaan pidato, Arya Wibawa mengajak generasi muda Bali untuk tetap kompak, guyub, bersatu, dan solid dalam mewujudkan Bali Era Baru.

"Selamat Hari Jadi ke-68, Dirgahayu Provinsi Bali. Semoga Bali semakin maju, sejahtera, dan tetap teguh menjaga jati diri serta warisan budaya untuk generasi mendatang," ujar Arya Wibawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....