Antisipasi Kemarau, Pemkot Denpasar Laksanakan Gertam Padi Cakrabuana Agritan
- 24 Jul 2026 10:26 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian menggelar Gerakan Tanam (Gertam) Padi Varietas Cakrabuana Agritan di Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, mempercepat masa tanam Juli–Agustus 2026, sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi padi.
Gerakan tanam diawali dengan penanaman simbolis di lahan seluas 10 are yang merupakan bagian dari areal Subak Sembung seluas 5 hektare. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar juga mulai menyalurkan bantuan benih padi varietas Cakrabuana Agritan untuk areal tanam seluas 205 hektare yang tersebar di 15 subak di Kota Denpasar.
| Baca juga: PLN Jaga Keandalan Listrik PKB XLVIII 2026 |
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari mengatakan varietas Cakrabuana Agritan dipilih karena memiliki kemampuan beradaptasi yang baik pada kondisi musim kemarau. Selain itu, varietas tersebut memiliki potensi hasil yang tinggi sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Kota Denpasar.
"Melalui Gerakan Tanam ini, pemerintah berharap para petani segera memanfaatkan bantuan benih yang telah disalurkan sehingga proses tanam dapat berlangsung tepat waktu," ujarnya.
Menurut Anggreni, percepatan masa tanam menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga keberlanjutan produksi padi, meningkatkan luas tambah tanam, serta memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim.
Ia menambahkan, gerakan tanam serentak juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan petani melalui penyediaan benih unggul berkualitas. Penanaman yang dilakukan secara bersamaan diharapkan mampu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih seragam, menekan risiko serangan organisme pengganggu tanaman, serta meningkatkan produktivitas panen.
"Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program strategis, mulai dari penyediaan sarana produksi, pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian, hingga penerapan inovasi teknologi budidaya," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pertanian perkotaan. Selain memperkuat ketahanan pangan, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu melestarikan sistem Subak sebagai warisan budaya yang tetap eksis di tengah perkembangan Kota Denpasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....