Arya Wibawa Dorong Perumda Tirta Sewakadharma Perkuat Layanan dan Digital
- 22 Sep 2026 08:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa meminta Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat transformasi digital. Perusahaan daerah dinilai tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menjadi penggerak digitalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, transformasi digital juga harus diperkuat. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi penggerak transformasi digital pemerintahan dan pelayanan public.
Arya Wibawa mengatakan Pemkot Denpasar terus mengintensifkan monitoring terhadap perusahaan daerah. Sebelumnya, kunjungan serupa dilakukan ke Perumda Pasar Sewakadarma dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma.
Menurutnya, perusahaan daerah memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi representasi Pemkot Denpasar dalam memberikan pelayanan publik.
“Perusahaan daerah ini mewakili wajah Pemerintah Kota Denpasar dan menjadi garda terdepan yang langsung bertemu dengan masyarakat. Untuk itu kami memberikan perhatian terhadap pertemuan hari ini, terutama untuk melihat dan memperbaiki apabila masih diperlukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh program kerja dijalankan sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan. Berbagai bentuk kerja sama dengan pihak terkait maupun isu yang berkembang di lapangan, kata dia, perlu dipetakan secara jelas agar dapat ditindaklanjuti secara terukur.
“Untuk hal-hal teknis agar dikoordinasikan dengan baik, apa saja program yang akan dikerjakan dan kemudian disinergikan melalui rapat lintas perangkat daerah. Dengan demikian, setiap program dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.
Arya Wibawa juga menekankan tiga aspek yang perlu diperkuat dalam pengelolaan perusahaan, yakni integritas, profesionalisme, dan transformasi digital.
Integritas diwujudkan melalui sikap bersih, jujur, beretika, netral, dan dapat dipercaya. Sementara profesionalisme perlu diperkuat melalui peningkatan kompetensi, kedisiplinan, kecepatan bekerja, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Selain itu, ia meminta data historis pengaduan masyarakat tidak sekadar menjadi catatan, tetapi dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Data pengaduan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi. Dari sana kita bisa melihat apa yang perlu diperbaiki dan bagaimana meningkatkan pelayanan. Mari kita bangun Kota Denpasar dengan tulus dan ikhlas berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam. Tulus kita bekerja dan terus berinovasi agar nantinya dapat meninggalkan legacy yang baik,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....