Pola Makan Tepat Bantu Lansia Jaga Fungsi Tubuh dan Daya Ingat

  • 12 Jun 2026 09:49 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pola makan sehat memegang peranan penting dalam menjaga kualitas hidup lanjut usia (lansia). Pemenuhan gizi yang tepat tidak hanya bertujuan membuat lansia merasa kenyang, tetapi juga membantu mempertahankan kemandirian, fungsi tubuh, hingga kemampuan kognitif agar tetap optimal di usia lanjut.

Hal tersebut disampaikan Pengurus Pusat IAGIKMI Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Kadek Tresna Adhi kepada RRI.co.id, Rabu, 10 Juni 2026. Menurutnya, proses penuaan menyebabkan berbagai perubahan fisiologis, mulai dari melambatnya metabolisme, berkurangnya massa otot, menurunnya fungsi organ tubuh, hingga melemahnya kemampuan penyerapan zat gizi.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan pola makan lansia memerlukan perhatian khusus. Ia mengatakan, pola makan yang tidak diperhatikan dapat berdampak langsung pada kondisi kesehatan lansia, seperti mudah lelah, tulang menjadi rapuh, hingga penurunan daya ingat.

Sebaliknya, pola makan yang baik membantu menjaga kondisi fisik agar tetap mandiri, mempertahankan kekuatan otot, mengurangi risiko jatuh, serta menjaga fungsi kognitif. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa pengaturan makanan juga harus disesuaikan apabila lansia memiliki penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, maupun kolesterol tinggi.

“Kalau bicara lansia, apalagi dikaitkan dengan pola makan, itu bukan soal biar lansianya kenyang atau tidak, tapi itu soal kualitas hidup,” ujarnya.

Ia menjelaskan kebutuhan energi lansia umumnya lebih rendah dibandingkan orang dewasa muda karena aktivitas fisik yang sudah berkurang. Namun demikian, kebutuhan protein tetap harus dipenuhi untuk menjaga massa otot, selama tidak terdapat gangguan ginjal yang telah didiagnosis oleh tenaga medis.

Selain protein, katanya, asupan kalsium, vitamin D, serat, cairan, dan vitamin B12 juga penting diperhatikan. Serat membantu mencegah konstipasi yang sering dialami lansia akibat melambatnya sistem pencernaan, sedangkan vitamin B12 berperan dalam menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah lemah dan mendukung kesehatan secara umum.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemenuhan cairan karena lansia sering kali mengalami penurunan rasa haus sehingga cenderung kurang minum. Menurutnya, keluarga perlu lebih aktif mengingatkan lansia untuk memenuhi kebutuhan cairan sekitar enam hingga delapan gelas per hari sesuai kondisi masing-masing.

Lebih lanjut, ia menilai masih terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan keluarga dalam mengatur pola makan lansia. Salah satunya adalah membatasi protein secara berlebihan karena khawatir memberatkan ginjal, padahal protein tetap dibutuhkan apabila tidak terdapat penyakit ginjal.

Selain itu, pemberian makanan dalam jumlah yang terlalu sedikit juga kurang tepat karena lansia tetap memerlukan energi dan zat gizi yang cukup. Ia juga menyarankan agar konsumsi gorengan, makanan tinggi gula, serta makanan dengan kandungan garam berlebih dibatasi.

Menurutnya, penurunan fungsi indera pengecap pada lansia sering membuat mereka merasa makanan kurang asin sehingga berpotensi meningkatkan konsumsi garam yang dapat memperburuk hipertensi. Bagi lansia yang mengalami kesulitan mengunyah akibat kehilangan gigi, ia menyarankan keluarga mengolah sayur dan buah dalam bentuk yang lebih mudah dikonsumsi, seperti sup atau jus, sehingga kebutuhan serat tetap terpenuhi.

Selain pola makan, ia menekankan pentingnya menjaga aktivitas fisik dan sosial lansia. Kegiatan seperti mengikuti Posyandu Lansia, senam lansia, sekolah lansia, maupun menjalankan hobi dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menjaga kesehatan mental mereka.

Di akhir wawancara, ia mengajak masyarakat untuk memandang perawatan lansia bukan sebagai beban, melainkan bentuk investasi kasih sayang dalam keluarga. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti makan bersama dapat menjadi wujud perhatian yang mampu meningkatkan semangat lansia dalam menjalani hidup dengan sehat dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....