Gastronomi Bali Dinilai Jadi Daya Tarik Pariwisata
- 31 Mei 2026 20:00 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Gastronomi dan kuliner Bali dinilai memiliki peran besar dalam mendukung sektor pariwisata Pulau Dewata. Selain menjadi bagian dari warisan budaya, kuliner lokal juga menjadi salah satu alasan wisatawan datang dan kembali berkunjung ke Bali.
Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali sekaligus Ketua Umum DPP Nawa Cita Pariwisata Indonesia, Dr. Gusti Kade Sutawa, kepada RRI.CO.ID, Jum’at, 29 Mei 2026 mengatakan gastronomi merupakan cara menghargai makanan sebagai karya seni dan bagian dari warisan budaya manusia. Dalam konteks pariwisata, gastronomi diwujudkan melalui wisata kuliner yang menghadirkan pengalaman mencicipi hidangan lokal yang autentik.
Menurutnya, selama hampir tiga dekade berkecimpung di dunia pariwisata, ia melihat kuliner Bali menjadi salah satu daya tarik utama yang diminati wisatawan. Berbagai makanan khas seperti betutu, lawar, hingga aneka jajan Bali telah banyak disajikan di hotel maupun restoran dan mendapat respons positif dari wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia menjelaskan, hotel-hotel di Bali umumnya menyediakan menu lokal sebagai bagian dari pelayanan kepada tamu. Selain makanan tradisional, berbagai minuman yang memanfaatkan buah-buahan lokal seperti jeruk Bali dan manggis juga turut memperkaya pengalaman wisata kuliner di Bali.
"Untuk Bali sendiri, gastronomi pariwisatanya, peran kuliner Bali sebagai daya tarik wisata sangat luar biasa. Banyak makanan khas yang dimasak di hotel maupun restoran seperti betutu, lawar, jajan Bali dan lain sebagainya," ujarnya.
Sutawa menilai wisatawan yang datang ke Bali tidak hanya ingin menikmati objek wisata dan atraksi budaya, tetapi juga ingin merasakan kekhasan kuliner lokal. Bahkan, menurutnya, banyak wisatawan yang sengaja mencari kembali makanan yang pernah mereka nikmati saat kunjungan sebelumnya.
Ia menambahkan, keberadaan warung-warung lokal di sejumlah kawasan wisata seperti Denpasar, Gianyar, Ubud hingga Kuta juga menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap kuliner tradisional Bali. Karena itu, ia menilai gastronomi tidak hanya berkontribusi terhadap pariwisata Bali, tetapi juga memperkuat citra pariwisata nasional melalui keberagaman kuliner yang ditawarkan kepada wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....