Antari Jaya Negara Dorong Posyandu 6 SPM Berbasis Partisipasi Masyarakat
- 24 Apr 2026 17:07 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pelaksanaan Posyandu Paripurna dan Sinergi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kecamatan Denpasar Timur resmi ditutup, Jumat 24 April 2026. Penutupan yang berlangsung di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, dan Banjar Ketapian Kaja, Kelurahan Sumerta, menandai berakhirnya rangkaian layanan kesehatan berbasis masyarakat yang telah berjalan secara intensif dan partisipatif.
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Posyandu Paripurna yang dinilai berjalan optimal berkat sinergi antara kader, pemerintah, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan layanan secara mandiri di tingkat banjar.
“Pelaksanaan posyandu ini berjalan baik berkat kerja sama semua pihak. Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong lansia untuk tetap aktif mengikuti layanan kesehatan, baik di posyandu maupun fasilitas kesehatan lainnya, termasuk kegiatan pendukung seperti senam bersama dan pemberian makanan tambahan (PMT). “Posyandu bukan hanya layanan kesehatan, tetapi juga ruang kebersamaan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental masyarakat,” tambahnya.
Plt. Lurah Penatih, Putu Gede Adnyana, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat berbasis komunitas.
“Kami melihat sinergi yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat. Ke depan, layanan ini diharapkan terus ditingkatkan melalui koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Program Posyandu Paripurna di Denpasar Timur ini diharapkan menjadi model layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan lansia, balita, dan ibu hamil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....