Progres Turyapada Tower Capai 45 Persen
- 05 Apr 2026 19:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Buleleng - Pembangunan tahap kedua Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng telah mencapai 45 persen. Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan proyek strategis tersebut harus diselesaikan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas.
Penegasan itu disampaikan Koster saat meninjau langsung lokasi pembangunan pada Minggu 05 April 2016. Dalam kunjungan tersebut, ia mengecek sejumlah titik pekerjaan, mulai dari kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga fasilitas pendukung seperti glamping, ruang pameran, dan museum telekomunikasi.
Koster memberi perhatian khusus pada penataan lanskap, termasuk akses menuju area parkir serta konektivitas antara terminal dan ruang tunggu gondola. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan material berkualitas tinggi dan pemanfaatan tanaman lokal.
“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” ujarnya.
Menurut Koster, pembangunan ditargetkan rampung pada akhir November 2026. Selanjutnya, akan dilakukan tahap perapian dan persiapan peresmian pada Desember tahun yang sama.
Ia menegaskan, proyek tersebut tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis karena dirancang sebagai ikon baru Bali.
“Saya minta tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa, melainkan ikon. Penataannya tidak bisa standar,” tegasnya.
Dalam peninjauan itu, Ketua DPRD Bali, Dewa Mahadnyana, turut hadir dan berharap masyarakat Buleleng dapat merasakan manfaat langsung dari proyek tersebut. Ia mengusulkan adanya kebijakan hari tertentu dengan akses gratis bagi warga lokal secara bergiliran.
Sejumlah pejabat daerah juga mendampingi, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Kominfo Bali, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.
| Baca juga: Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut |
Sebagai proyek strategis di Bali utara, Turyapada Tower dirancang sebagai menara multifungsi yang menggabungkan teknologi komunikasi dan pariwisata. Selain berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, internet, dan radio komunitas, kawasan ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.
Fasilitas yang disiapkan meliputi planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar, serta museum kebudayaan Bali dan laboratorium pendidikan. Di area luar, tersedia kebun bunga, taman bermain anak, hingga wahana outbound.
Untuk menunjang akses, disiapkan area parkir sekitar satu hektare serta gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan area parkir dengan menara. Kawasan ini juga dilengkapi pusat UMKM dan gedung konvensi untuk mendukung wisata MICE.
Dengan konsep “wisata di atas awan”, Turyapada Tower diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Bali berkelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Pulau Dewata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....