April 2026, Bali Diprediksi Dilanda El Nino Moderat dan Kuat
- 28 Mar 2026 14:07 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Sebagian besar wilayah Bali diprediksi akan masuk musim kemarau lebih awal. Musim kemarau tahun ini juga diprediksi bersifat di bawah normal atau kering dengan potensi kekeringan panjang atau ekstrem.
Hal itu diungkapkan Prakirawan BBMKG Wilayah III Lia Cahyani saat dikonfirmasi RRI di Denpasar, Sabtu 28 Maret 2026. Ia menjelaskan, kondisi itu dipicu akibat fenomena El Nino moderat dan kuat yang akan berlangsung April hingga Oktober 2026.
Lia Cahyani mengatakan, El Nino ditandai dengan pemanasan suhu laut yang drastis di Pasifik dan memicu berkurangnya curah hujan secara signifikan di Indonesia termasuk Bali. Ia menyebut, potensi kekeringan ini perlu diwaspadai karena dapat memicu krisis air bersih, risiko kebakaran lahan dan hutan serta berdampak pada sektor pertanian.
“Bali diprediksi akan memasuki musim kemarau lebih awal dan panjang dengan potensi kemarau ekstrem. Kondisi itu dipicu akibat fenomena El Nino moderat dan kuat yang akan berlangsung April hingga Oktober 2026,” ujarnya.
Lia Cahyani mengungkapkan, potensi dampak kekeringan ekstrem diprediksi semakin menguat saat puncak musim Kemarau pada Agustus 2026. Hal prioritas yang harus dilakukan yakni upaya penghematan air untuk mengantisipasi kekeringan meteorologis khususnya di daerah rawan mengalami krisis air serta kebakaran lahan dan hutan.
"BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi musim kemarau yang tahun ini diprediksi bersifat kering dan ekstrem,” tuturnya.
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III memprediksi Bali akan memasuki musim kemarau lebih awal dan panjang. Musim kemarau tahun ini juga diprediksi bersifat di bawah normal yang dibarengi dengan fenomena El Nino moderat dan kuat.
Fenomena yang ditandai dengan anomali pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator yang sangat tinggi itu memicu berkurangnya curah hujan yang berpotensi menimbulkan kekeringan ekstrem saat musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....