Pascabanjir, Puluhan Warga Pekutatan Manfaatkan Layanan Kesehatan Polri

  • 18 Jan 2026 13:31 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Puluhan warga Desa Pekutatan yang terdampak musibah banjir mulai mengeluhkan gangguan kesehatan. Merespons kondisi tersebut, Polres Jembrana melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) bergerak cepat menyambangi warga dengan memberikan layanan pengobatan gratis, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan bakti kesehatan yang dipusatkan di Posko Bencana Banjar Pasar ini menjadi tumpuan harapan bagi warga yang sulit menjangkau fasilitas medis akibat dampak bencana. Sedikitnya 41 warga, terdiri dari 18 laki-laki dan 23 perempuan, datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan pengecekan laboratorium sederhana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis yang dipimpin Aiptu Gst Ngurah Adi Sadnyana Putra, ditemukan sejumlah penyakit yang umum menyerang korban banjir, di antaranya, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) 9 orang, Dispepsia (Masalah Lambung) 7 orang, Myalgia (Nyeri Otot) 5 orang, Hipertensi, 5 orang dan keluhan lain, seperti asam urat, rematik, serta pemberian vitamin untuk menjaga imunitas. "Polri berupaya hadir membantu masyarakat khususnya dalam memastikan kondisi fisik warga tetap terjaga dan mendapatkan penanganan medis secara cepat pascabencana," ujar Aiptu Ngurah Adi.

Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah warga bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan juga mengedepankan sisi kemanusiaan. "Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap penyakit pascabanjir. Jangan ragu menghubungi kami melalui Call Center 110 jika membutuhkan bantuan darurat atau layanan medis lanjutan," tegasnya.

Kegiatan ini turut didampingi oleh BPBD Kabupaten Jembrana sebagai bentuk sinergi dalam pemulihan pascabencana bagi masyarakat Pekutatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....