Jangan Dibuang! Begini Cara Mengembalikan Tekstur Jaje Sabun Bali yang Melempem

  • 15 Sep 2026 11:38 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar : Jaje sabun adalah jajanan tradisional khas Bali yang sering digunakan saat upacara keagamaan. Terkadang karena disimpan dalam waktu lama jaje sabun sering melempem. Masalah jaje sabun yang berubah tekstur menjadi melempem ini sering kali dikeluhkan oleh Masyarakat. Melempemnya Jaje sabun umumnya akibat paparan udara lembap atau penggunaan wadah penyimpanan yang kurang rapat.

Camilan tradisional Bali berbahan dasar tepung ketan dan gula bali ini diproses melalui pengeringan sehingga kualitasnya sangat sensitif terhadap hidrasi lingkungan sekitar. Kabar baiknya, jika jajanan ini teksturnya menjadi keras tidak perlu dibuang. Jaje sabun dapat dikembalikan liat aslinya dengan cara memangkas kadar air yang terjebak di dalam adonan.

Dilansir dari berbagai sumber, metode paling aman dan ramah lingkungan untuk memulihkan kekenyalan kue ini adalah dengan melakukan penjemuran ulang di bawah terik matahari langsung. Caranya cukup menata jaje sabun di atas nampan atau tampah secara rapi dan pastikan posisinya tidak saling menumpuk agar panas merata. Proses penjemuran tradisional ini membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 4 jam hingga permukaannya kembali kering dan keras (tuh), dengan catatan kue harus sesekali dibalik secara berkala.

Jika kondisi cuaca sedang mendung atau hujan, alternatif modern yang bisa digunakan adalah memanfaatkan panggangan singkat menggunakan oven. Caranya, atur suhu oven pada tingkatan rendah di kisaran 100°C hingga 120°C lalu masukkan kue selama 5 sampai 8 menit saja. Durasi dan suhu ini harus dijaga dengan ketat karena paparan panas yang terlalu tinggi atau terlalu lama berisiko membuat kandungan gula bali di dalam adonan meleleh dan gosong.

Selain oven, perangkat elektronik dapur modern seperti air fryer atau metode sangrai tanpa minyak juga bisa menjadi solusi cepat untuk menarik keluar kelembapan tersembunyi. Penggunaan air fryer dapat diatur pada suhu rendah 100°C dengan durasi pemanasan selama 3 hingga 5 menit. Sementara untuk metode sangrai, caranya cukup menggunakan wajan teflon anti lengket di atas api yang sangat kecil, kemudian bolak-balik jaje sabun secara perlahan tanpa tambahan minyak ataupun mentega.

Langkah krusial yang tidak boleh dilewatkan setelah menerapkan salah satu proses pengeringan di atas adalah tahapan pendinginan sebelum pengemasan. Sangat dilarang untuk langsung memasukkan jaje sabun yang masih hangat ke dalam toples karena uap panasnya justru akan memicu embun baru yang merusak tekstur. Biarkan jaje sabun mendingin sepenuhnya di suhu ruang hingga strukturnya kembali mengeras sempurna, baru kemudian simpan rapat di dalam wadah yang benar-benar kedap udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....