Sejarah Macaron, Si Cantik Manis yang Jadi Ikon Pastry Dunia
- 19 Jun 2026 11:52 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Macaron merupakan kue manis berbahan dasar putih telur, gula, dan tepung almond yang populer sebagai kuliner khas prancis. Namun, banyak sejarawan kuliner meyakini bahwa macaron sebenarnya berasal dari Italia.
Melansir dari britannica.com, kata macaron berasal dari bahasa Italia maccarone atau maccherone yaitu adonan yang dihaluskan atau ditumbuk. Kue ini pada awalnya dibuat secara sederhana dengan bahan utama almond yang banyak digunakan dalam tradisi kuliner Eropa Selatan.
Pada abad ke-16, macaron diperkenalkan ke Prancis oleh Catherine de Medici saat menikah dengan raja Henry II pada tahun 1533. Bersama rombongan kokinya, Catherine memperkenalkan berbagai hidangan Italia yang kemudian memengaruhi perkembangan kuliner Prancis.
Pada masa itu, macaron hanya berupa satu keping biskuit almond tanpa isian. Tidak seperti sekarang yang memiliki beragam warna, bentuk, dan isian.
Macaron tradisional menyebar ke berbagai daerah di Prancis dan berkembang dengan ciri khas masing-masing. Seperti Macaron de Nancy yang hingga kini dikenal sebagai varian tertua.
Transformasi terbesar macaron terjadi pada awal abad ke-20. Rumah pastry terkenal yaitu Laduree di Paris memperkenalkan macaron dengan versi modern. Menyatukan dua keping macaron menggunakan ganache dan buttercream atau selai sebagai isian.
Inovasi ini membuat macaron memiliki tekstur dan rasa yang lebih beragam hingga berkembang menjadi simbol kemewahan dalam dunia pastry. Macaron menjadi populer di berbagai negara dan sering dijadikan suguhan pada acara khusus.
Kini terdapat macaron dengan berbagai varian rasa dan warna seperti vanilla, pistachio, kopi, salted caramel, hingga matcha. Tampilannya yang fotogenik dan berwarna-warni menjadi daya tarik tersendiri hingga sering menjadi pilihan di toko pastry premium.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....