Sate Lilit, Kelezatan Autentik Warisan Leluhur Bali

  • 17 Feb 2026 07:55 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pulau Bali kaya dengan kuliner tradisional, aroma harum panggangan yang berasal dari campuran daging dan rempah pasti akan menuntun anda pada satu hidangan istimewa, Sate Lilit. Berbeda dengan sate pada umumnya yang dagingnya ditusuk, Sate Lilit adalah simbol kebersamaan dan keterampilan tangan masyarakat Bali yang telah mendunia.

Nama "Lilit" diambil dari cara pembuatannya, yaitu daging yang telah dicincang halus kemudian dililitkan pada batang bambu pipih. Menurut berbagai sumber, Secara filosofis, teknik melilit ini melambangkan simbol persatuan masyarakat Bali.

Tidak seperti sate di luar Bali yang sering disajikan dengan bumbu kacang terpisah, Sate Lilit sudah membawa ledakan rasa di dalam dagingnya sendiri. Ini berkat Basa Gede bumbu dasar khas Bali yang terdiri dari kunyit, lengkuas, jahe, kencur, bawang, dan cabai.

Apa yang membuat Sate Lilit begitu dicintai oleh wisatawan domestik maupun mancanegara? Tekstur yang lembut, daging (biasanya ikan laut, ayam, atau babi) di cincang halus dan dicampur dengan parutan kelapa muda, memberikan tekstur yang empuk dan sedikit creamy. Perpaduan rasa kompleks, ada sensasi gurih dari kelapa, pedas hangat dari rempah, dan sedikit manis dari gula bali yang dikaramelisasi di atas bara api.

Membuat Sate Lilit di rumah sebenarnya cukup sederhana, yang penting ada Basa Gede (bumbu lengkap Bali) yang kuat. Kunci kelezatannya terletak pada keseimbangan antara daging, lemak santan, parutan kelapa, dan perbandingan bumbu yang tepat

Berikut adalah resep sate lilit ayam yang bisa Anda coba:

Siapkan bahan utama : 500 g daging ayam giling (pilih bagian paha agar lebih juicy), 150 g Kelapa parut (pilih yang setengah tua, kupas kulit arinya), 50ml Santan kental (opsional, untuk menambah kelembutan), 15-20 batang bambu, 1 sdt Garam dan kaldu jamur secukupnya, 1 sdm Gula merah, sisir halus.

Siapkan bahan bumbu halus (Basa Gede) : 8 siung Bawang merah, 5 siung Bawang putih, 3 buah Cabai merah besar (buang biji jika tidak suka pedas), 5 buah Cabai rawit (sesuai selera), 3 butir Kemiri (sangrai), 2 cm Kunyit (bakar sebentar), 2 cm Jahe, 2 cm Lengkuas, 1 cm Kencur, 1 sdt Terasi bakar.

Langkah-Langkah Pembuatan :

Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga benar-benar matang dan harum (warna berubah menjadi kecokelatan). Tambahkan gula merah dan garam. Angkat lalu dinginkan. Penting: Jangan mencampur bumbu panas ke daging mentah agar daging tidak menggumpal.

Mencampur Adonan dalam wadah besar, campurkan daging ayam giling, kelapa parut, dan bumbu yang sudah ditumis. Masukkan santan kental sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Uleni hingga adonan menjadi kalis dan bisa dibentuk.

Ambil segenggam kecil adonan (sekitar 1-2 sendok makan), tempelkan pada ujung batang serai, kepal-kepal dan lilitkan hingga adonan menempel kuat dan berbentuk lonjong. Pastikan tidak terlalu tebal agar matang merata.

Panggang sate di atas bara arang. Balik sesekali hingga semua sisi berwarna kuning kecokelatan dan tercium aroma harum daging dan rempah yang dipanggang. Bila sudah matang segera angkat dan siap untuk disajikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....