Bubur Injin ,Kelezatan Ketan Hitam Sebagai Hidangan Penutup

  • 04 Jun 2026 16:59 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID.Denpasar – Bubur Injin adalah bubur ketan hitam khas Bali yang tidak hanya dikenal karena rasanya yang manis,tetapi juga karena nilai budaya dan spiritualnya.Bubur injin sering disajikan dalam upacara adat,bubur ini melambangkan perlindungan dan kekuatan. Selain itu bubur injin dikenal karena rasa manisnya yang khas, selain itu memiliki nilai budaya yang mendalam bagi masyarakat Bali.Hidangan ini sering disajikan dalam upacara keagamaan sebagai bagian dari tradisi.

Warna hitam pada ketan dipercaya membawa makna simbolis,sering dikaitkan dengan perlindungan dan kekuatan spiritual,karena maknanya itu maka bubur injin sering digunakan sebagai sesajen atau persembahan dalam ritual keagamaan,menjadikannya lebih dari sekedar hidangan biasa,melainkan simbol budaya yang sarat akan nilai – nilai luhur. Kelezatan bubur ini terletak pada rasa manis dari ketan hitam dan gula merah.Bubur ini biasa disajikan sebagai hidangan penutup.

Ada beberapa versi dalam membuat bubur injin ini tentunya sesuai selera, versi yang sederhana dan untuk porsi keluarga kecil diperlukan beras ketan hitam 250 gram bahkan ada mencampur dengan ketan putih, gula merah 200 gram disisir halus,gula pasir 3 sendok makan atau sesuai selera daun pandan 2 lembar simpulkan dan tambahkan garam. Bahan- bahan seperti ketan hitam dicuci bersih rendam 2-3 jam agar cepat empuk. Rebus ketan hitam dengan air dan daun pandan sampai pecah dan air menyusut. Masukkan gula merah sisir dan gula pasir sedikit garam,aduk sampai kental dan manis sesuai selera. Sajikan hangat dengan kuah santan.

Selain rasanya yang lezat,bubur injin ini juga memiliki nilai gizi yang baik.Ketam hitam mengandung serat,zat besi dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Dengan kandungan gula merah,bubur injin juga memberikan energi yang cukup untuk tubuh. Kombinasi dari bahan alami dan proses pembutan yang sederhana menjadikan bubur injin sebagai salah satu hidangan tradisional yang digemari orang.(budayabali.com )

Bubur injin tidak sekedar hidangan penutup yang rasanya manis,namunada makna dari warisan leluhur yang mencerminkan kekayaan tradisi Bali. Dengan olahan yang sederhana dan langkah – langkah sederhana pula, kita bisa membuat bubur injin ini, selain rasanya yang nikmat namun sarat makna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....