BPJS Kesehatan Dorong Pencegahan Penyakit Kronis di Usia Produktif
- 30 Sep 2026 10:59 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jakarta – Penyakit jantung dan penyakit kronis kini tidak hanya mengancam kelompok lanjut usia, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada usia produktif. Kondisi ini mendorong BPJS Kesehatan memperkuat upaya pencegahan melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, Prolanis Muda digagas untuk menekan angka penderita penyakit kronis pada kelompok usia di bawah 45 tahun. Menurut Rizzky, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Melalui Prolanis Muda, BPJS Kesehatan melibatkan komunitas masyarakat, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memperkuat upaya promotif dan preventif.
“Mengadopsi pola hidup sehat dan aktif berolahraga adalah investasi terbaik untuk masa depan kesehatan kita lima atau sepuluh tahun mendatang. Yang penting ada komitmen dan konsistensi diri sendiri,” kata Rizzky, Selasa 29 September 2026.
Bertepatan dengan peringatan Hari Jantung Sedunia, Rizzky juga mengingatkan peserta JKN untuk memanfaatkan layanan Skrining Riwayat Kesehatan. Layanan tersebut dapat dilakukan satu kali dalam setahun oleh peserta JKN berusia 15 tahun ke atas.
Skrining dapat dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, situs resmi BPJS Kesehatan, atau dengan mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar. Dalam skrining tersebut, peserta akan diminta menjawab sejumlah pertanyaan mengenai pola hidup, riwayat penyakit pribadi, dan riwayat kesehatan keluarga. Proses skrining berlangsung sekitar 5–10 menit.
Rizzky menekankan pentingnya deteksi dini untuk mengantisipasi risiko penyakit kronis sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
“Makin cepat terdeteksi, makin cepat diantisipasi dan ditangani. Jangan lupa juga, selagi masih sehat, sempatkanlah untuk mengecek status kepesertaan JKN Anda. Kalau status kepesertaan JKN kita aktif, kita jadi lebih tenang berobat kapan pun diperlukan karena sudah ada kepastian jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan,” ujar Rizzky.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....