Riset Terbaru Ungkap Rahasia Efektivitas Terapi Digital

  • 27 Agt 2026 12:59 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • Pengembangan aplikasi psikologi digital memerlukan pendekatan sosioteknis untuk memberikan manfaat maksimal kepada pengguna.
  • Riset kolaborasi Universitas Queensland dan CSIRO Australia menganalisis 879 literatur untuk memahami kebutuhan kesehatan mental digital.
  • Inovasi teknologi kesehatan mental kini berfokus pada penyelarasan fitur aplikasi dengan kebutuhan nyata masyarakat pengguna.

RRI.CO.ID, Denpasar - Pengembangan aplikasi psikologi digital membutuhkan pendekatan sosioteknis agar memberi manfaat maksimal bagi Anda. Inovasi teknologi kesehatan mental kini fokus menyelaraskan fitur aplikasi dengan kebutuhan nyata.

Riset mendalam ini dipimpin oleh peneliti berpengalaman Farzad Jahedi dan Paul W Fay Henman. Kolaborasi Universitas Queensland dan CSIRO Australia menganalisis 879 literatur kesehatan mental digital.

BACA JUGA:

Aplikasi Mental Health Harus Paham Kebutuhan Anda

Peneliti memfokuskan evaluasi pada intervensi psikologis anak muda rentang usia 12-26 tahun. Sebanyak 25 artikel pilihan akhir dievaluasi secara ketat oleh tim ilmuwan Australia.

Rangkuman hasil kajian ilmiah ini dapat diakses pada laman National Library of Medicine. Kajian mencatat 14 artikel tidak menggunakan variabel demografi sebagai pembanding efektivitas layanan.

BACA JUGA:

Solusi Terapi Digital Tepat Sasaran untuk Anda

Sementara itu 11 artikel lain mengkaji keterlibatan pengguna dari sudut gender dan etnis. Isu status tenaga kerja serta keterjangkauan wilayah terpencil belum tergarap secara maksimal.

Jillian C Ryan berpendapat bahwa pendekatan multidisiplin menjadi kunci utama pengembangan platform, ucapnya. Aplikasi kesehatan mental masa depan wajib dirancang adaptif untuk mendukung kesehatan jiwa Anda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....