Minum Yoghurt Setiap Hari, Benarkah Lebih Menyehatkan Tubuh?
- 04 Agt 2026 13:55 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kebiasaan mengonsumsi yoghurt setiap hari dinilai dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan apabila dilakukan sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Namun, para ahli mengingatkan bahwa manfaat tersebut juga dipengaruhi oleh jenis yoghurt yang dipilih, kandungan gula tambahan, porsi konsumsi, serta kondisi kesehatan masing-masing individu, yoghurt merupakan produk susu fermentasi yang mengandung protein, kalsium, fosfor, vitamin B12, kalium, serta probiotik yang berperan menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Konsumsi yoghurt secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, memenuhi kebutuhan protein harian, mendukung kesehatan tulang, memberikan rasa kenyang lebih lama, serta menjadi alternatif bagi sebagian orang yang sensitif terhadap laktosa karena sebagian kandungan laktosa telah diuraikan selama proses fermentasi. Temuan tersebut sejalan dengan hasil tinjauan sistematis (systematic review) yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition Reviews.
Penelitian yang menganalisis 108 studi menyimpulkan bahwa konsumsi yoghurt dan produk susu fermentasi memiliki hubungan yang konsisten dengan kesehatan saluran cerna, pengendalian berat badan, kesehatan kardiovaskular, serta penurunan risiko diabetes tipe 2. Selain itu, yoghurt terbukti membantu toleransi laktosa pada individu yang sensitif terhadap susu.
Meski demikian, bukti ilmiah mengenai manfaat yoghurt terhadap kesehatan tulang masih terus berkembang. Sebuah systematic review dan meta-analysis yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition pada 2025 menyebutkan bahwa yoghurt mengandung kalsium, fosfor, vitamin, dan senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan tulang.
Namun, para peneliti menyimpulkan bahwa bukti saat ini belum cukup kuat untuk menyatakan yoghurt secara langsung mampu mencegah patah tulang atau meningkatkan kepadatan mineral tulang secara signifikan. Penelitian lebih lanjut, terutama uji klinis terkontrol, masih diperlukan.
Ahli gizi juga mengingatkan bahwa tidak semua yoghurt memiliki kandungan gizi yang sama. Produk yoghurt berperisa umumnya mengandung gula tambahan yang lebih tinggi dibandingkan yoghurt tawar. Karena itu, masyarakat disarankan membaca informasi nilai gizi pada kemasan sebelum membeli serta memilih yoghurt dengan kandungan protein yang baik dan gula tambahan yang lebih rendah.
Selain memperhatikan jenis produk, konsumsi yoghurt tetap perlu diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang yang mencakup buah, sayuran, sumber protein, dan karbohidrat. Bagi individu yang memiliki alergi susu sapi atau kondisi medis tertentu, konsultasi dengan tenaga kesehatan dianjurkan sebelum mengonsumsi yoghurt secara rutin.
Dengan demikian, yoghurt dapat menjadi pilihan camilan sehat maupun pelengkap menu harian. Namun, manfaatnya akan lebih optimal apabila dikonsumsi dalam porsi yang wajar dan menjadi bagian dari pola hidup sehat secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....