Apa Itu Coffee Nap? Ketahui Manfaat dan Cara Melakukannya dengan Benar

  • 19 Jun 2026 11:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Bagi banyak orang, secangkir kopi menjadi andalan untuk mengusir kantuk dan meningkatkan fokus. Namun, tahukah Anda bahwa menggabungkan minum kopi dengan tidur singkat justru dapat memberikan efek yang lebih optimal?.

Teknik ini dikenal sebagai coffee nap. Coffee nap, yaitu metode mengonsumsi kopi sesaat sebelum tidur siang singkat untuk membantu meningkatkan kewaspadaan setelah bangun.

Dalam beberapa tahun terakhir, coffee nap semakin populer karena dinilai mampu memberikan dorongan energi yang lebih efektif . Menurut Sleep Foundation, coffee nap bekerja berdasarkan cara tubuh memproses kafein.

Setelah diminum, kafein biasanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 45 menit untuk diserap dan mulai memberikan efek. Sementara itu, saat seseorang tidur, tubuh secara alami membersihkan adenosin.

Adenosin adalah zat kimia di otak yang menumpuk selama seseorang terjaga dan menyebabkan rasa kantuk. Ketika seseorang minum kopi lalu langsung tidur selama 20 menit, kadar adenosin berkurang saat tidur, dan kafein mulai bekerja ketika ia terbangun.

Studi dalam jurnal Psychophysiology menemukan bahwa kombinasi kafein dan tidur singkat dapat meningkatkan kewaspadaan. Efek ini dinilai bermanfaat terutama bagi orang yang mengalami kelelahan akibat kurang tidur atau aktivitas yang padat.

Selain membantu mengurangi kantuk, coffee nap juga berpotensi meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan produktivitas dalam jangka pendek. Tidur siang singkat dapat memperbaiki fungsi otak, sementara kafein membantu mempertahankan tingkat kewaspadaan setelah bangun.

Karena itu, kombinasi keduanya sering dimanfaatkan oleh pekerja shift, mahasiswa, maupun pengemudi yang membutuhkan fokus tambahan. Meski demikian, coffee nap tidak boleh dilakukan sembarangan.

Durasi tidur yang disarankan umumnya sekitar 15 hingga 20 menit. Jika tidur terlalu lama, seseorang berisiko memasuki fase tidur yang lebih dalam sehingga merasa lebih lemas saat bangun.

Cara melakukan coffee nap cukup sederhana yaitu minumlah secangkir kopi atau minuman berkafein. Setelah itu, segera cari tempat yang nyaman dan tidur selama sekitar 20 menit. Ketika bangun, kafein biasanya mulai bekerja sehingga tubuh terasa lebih segar dan waspada.

Namun, metode ini tidak cocok untuk semua orang. Individu yang sensitif terhadap kafein mungkin mengalami jantung berdebar dan gelisah. Karena itu, waktu terbaik untuk melakukannya biasanya pada awal hingga pertengahan sore hari, bukan menjelang malam.

Menurut Mayo Clinic, para ahli juga mengingatkan bahwa coffee nap bukan pengganti tidur malam yang cukup dan berkualitas. Hal utama adalah menjaga pola tidur yang sehat untuk mempertahankan kesehatan dan produktivitas dalam jangka panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....