Cukup Dua Menit! Mengenal Snack Exercise, Solusi Bugar saat Sibuk Bekerja
- 25 Jul 2026 11:32 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pernah merasa otak mendadak tumpul, bahu kaku, atau energi turun padahal jam kerja belum selesai? Fenomena yang sering disebut sebagai brain fog dan kelelahan mental ini sering dialami para pekerja modern yang menghabiskan 6 hingga 8 jam sehari duduk di depan layar.
Banyak orang mengira solusi meningkatkan energi tubuh dengan mendaftar gym atau berolahraga berat selama satu jam penuh. Tapi, jadwal rapat yang padat dan tuntutan pekerjaan sering kali membuat komitmen sering gagal sebelum dimulai. Saat ini terdapat Snack Exercise, sebagai alternatif agar tubuh tetap produktif.
Sama seperti camilan kecil di sela-sela waktu makan besar, snack exercise adalah aktivitas fisik singkat berdurasi 1 hingga 5 menit yang dilakukan secara berkala di sela-sela waktu duduk atau aktivitas harian. Olahraga jenis ini tidak perlu baju, sepatu khusus, ataupun peralatan gym. Kuncinya aktifitas tersebut mempu meningkatkan detak jantung dan mengaktifkan otot dalam durasi singkat.
Mengapa pekerja sangat membutuhkan latihan-latihan kecil? Tubuh manusia pada dasarnya tidak dirancang untuk duduk diam dalam waktu lama. Saat kita duduk terlalu lama, otot tubuh seolah "tertidur" dan metabolisme bisa melambat.
Studi dari British Journal of Sports Medicine menunjukkan bahwa berjalan cepat selama 2 menit setiap 30 menit sekali jauh lebih efektif menurunkan kadar gula darah setelah makan dibandingkan duduk terus-menerus. Snack exercise membangunkan kembali enzim lipase yang bertugas membakar lemak di otot.
Menariknya, pakar neurologi Dr. Heidi Moawad menjelaskan bahwa gerakan fisik singkat memicu pelepasan neurotransmiter di otak. Hal ini membantu mengurangi kecemasan, meningkatkan daya ingat, serta mengembalikan fokus saat menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk. Menariknya, gerakan fisik teratur di siang hari juga mampu membantu merangsang respons relaksasi tubuh dan meningkatkan kualitas tidur malam, asalkan tidak dilakukan secara intensif mendekati jam tidur.
Anda tidak perlu mengganggu alur kerja untuk tetap bugar. Melakukan squat, push-up dengan bertumpu pada tepi meja, atau lunges di sela jeda rapat daring selama 15 repetisi dan diulangi tiga kali. Terlihat mudah, tetapi olahraga terbaik bukanlah yang paling berat, melainkan yang paling konsisten dilakukan.
Laman verywellmind menjelaskan, snack exercise aman dilakukan dari kalangan muda hingga tua. Ada beberapa hal yang tetap perlu diperhatikan jika exercise snacks dilakukan oleh lansia. Bagi lansia yang kurang aktif bergerak tetapi secara umum dalam kondisi sehat, bisa melakukan gerakan olahraga secara perlahan.
Jika saat ini memiliki keterbatasan fisik untuk berolahraga, anda bisa melakukan gerakan yang direkomendasikan dan sesuai dengan kemampuan anda. Tentunya, bagi anda yang memiliki riwayat atau gejala penyakit kardiovaskular, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan aktivitas fisik berat.
"tidak punya waktu" sering jadi alasan utama pekerja jarang bergerak. Menyelipkan beberapa menit aktivitas fisik di sela rutinitas, anda juga memberikan napas segar bagi kesehatan mental anda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....