Terkoneksi di Sosmed, tapi Merasa Kesepian?
- 22 Jun 2026 14:17 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Risiko merasa tidak terhubung meski aktif menggunakan platform media sosial.
- Dampak penggunaan media sosial terhadap kemampuan mengelola emosi secara mandiri.
- Pentingnya keseimbangan antara kehidupan digital dan interaksi sosial dunia nyata.
RRI.CO.ID, Denpasar - Mengikuti teknologi bukan berarti harus terus-menerus menatap layar ponsel. Terkadang, semakin aktif kita di dunia maya, semakin sepi perasaan kita.
Data dari Yale School of Medicine menunjukkan fenomena "loneliness" di tengah koneksi. Lonjakan penggunaan aplikasi seringkali berbanding terbalik dengan kedalaman hubungan nyata.
Seorang partisipan riset merasa kurang terhubung saat penggunaan medianya meningkat tajam. Ia juga mengaku lebih sulit mengelola emosi ketika terlalu lama online.
Penelitian ini menantang narasi lama yang hanya menyalahkan durasi waktu layar. Masalah sebenarnya adalah bagaimana media digital menggeser cara kita bereaksi sosial.
Christine Cha, PhD, menekankan pentingnya memahami manfaat sekaligus kerugian media digital. Media sosial bisa menjadi alat bantu, namun juga beban emosional.
"Keterlibatan media digital ada di mana-mana," kata Cha dalam sebuah abstrak penelitian. Kita perlu panduan intervensi untuk mendukung kebiasaan sehat bagi anak muda.
Gunakan Hari Media Sosial Indonesia untuk membangun kembali koneksi yang tulus. Sapa orang terkasih secara langsung tanpa perantara algoritma yang dingin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....