Kreativitas sebagai Jalan Keluar dari Kelelahan Mental
- 05 Jun 2026 09:33 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, banyak orang berusaha mencari cara untuk tetap bertahan menghadapi tekanan sehari-hari. Kesibukan, target pekerjaan, hingga berbagai tanggung jawab yang datang bersamaan kerap memicu kelelahan mental atau burnout. Namun di balik kondisi tersebut, kreativitas dapat menjadi salah satu jalan sederhana untuk membantu seseorang memulihkan diri.
Dalam acara Rahina Ayu pada Kamis, 6 Juni 2026, Dokter dan Psikiater, Prof. Dr. dr. Luh Ketut Suryani, SpKJ (K ) menjelaskan bahwa setiap orang memiliki cara berbeda dalam menyalurkan tekanan yang menumpuk. Ada yang memilih bernyanyi, melukis, menulis, berolahraga, atau melakukan aktivitas lain yang membuat pikiran menjadi lebih ringan.
| Baca juga: Radio Jaga Kesehatan Otak Masyarakat |
Menurutnya, ketika seseorang mulai merasa lelah secara fisik maupun mental, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengakui kondisi tersebut dan memberi kesempatan pada diri untuk beristirahat. Setelah itu, aktivitas kreatif dapat menjadi media untuk mengekspresikan emosi yang selama ini terpendam akibat tekanan pekerjaan maupun persoalan kehidupan sehari-hari.
Kreativitas tidak selalu berarti menciptakan karya besar. Aktivitas sederhana seperti berkebun, membuat kerajinan tangan, memainkan alat musik, hingga menikmati hobi yang disukai juga dapat membantu seseorang menemukan kembali ketenangan dan semangat yang sempat hilang. Melalui kegiatan tersebut, pikiran memiliki ruang untuk beristirahat dari rutinitas yang monoton dan penuh tuntutan.
Prof. Cok Bagus Jaya L, SpKJ(K),MARS juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan hidup di tengah perubahan ritme kerja yang semakin cepat. Ketika pekerjaan hanya berfokus pada target dan produktivitas, seseorang berisiko kehilangan makna dalam aktivitas yang dijalani. Karena itu, aktivitas yang memberikan rasa senang dan kepuasan pribadi menjadi penting untuk menjaga kesehatan mental.
Di Bali, kreativitas sesungguhnya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Berbagai aktivitas seni, budaya, dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga menjadi ruang untuk mengekspresikan diri dan mempererat hubungan sosial. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi pengingat bahwa produktivitas tidak selalu diukur dari banyaknya pekerjaan yang diselesaikan, melainkan juga dari kemampuan menjaga keseimbangan antara bekerja dan merawat diri.
Melalui kreativitas, seseorang dapat menemukan kembali energi positif yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Di tengah meningkatnya tantangan kehidupan modern, memberi ruang bagi diri untuk berkarya, berekspresi, dan menikmati proses menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam menjaga kesehatan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....