Tomat Kaya Nutrisi Penunjang Kesehatan

  • 03 Jun 2026 12:22 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Tomat merupakan salah satu bahan pangan yang kaya nutrisi dan berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan likopen, vitamin, mineral, serta serat di dalamnya menjadikan tomat sebagai salah satu komponen penting dalam pola makan sehat.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition menunjukkan bahwa tomat mengandung likopen, antioksidan yang memberikan warna merah pada buah tersebut. Penelitian itu juga menyebutkan bahwa likopen lebih mudah diserap tubuh setelah tomat mengalami proses pemanasan ringan atau diolah menjadi berbagai produk pangan.

Sementara itu, kajian yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa konsumsi tomat dan produk olahannya berhubungan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Kandungan likopen, kalium, dan serat dalam tomat dinilai berperan dalam membantu menjaga tekanan darah serta mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.

Temuan lain yang dipublikasikan dalam Nutrients mengungkapkan bahwa likopen berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Sejumlah studi yang dikaji dalam jurnal tersebut menunjukkan adanya hubungan antara asupan likopen yang lebih tinggi dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat, paru-paru, dan lambung.

Selain itu, penelitian yang dimuat dalam jurnal yang sama juga menyebutkan bahwa kandungan vitamin C pada tomat berperan dalam pembentukan kolagen yang penting untuk menjaga elastisitas kulit. Adapun likopen diketahui dapat membantu melindungi kulit dari dampak paparan sinar ultraviolet (UV).

Manfaat tomat tidak berhenti pada kesehatan kulit. Berbagai publikasi di bidang gizi yang dirangkum dalam Nutrition and Health Sciences menyebutkan bahwa tomat mengandung beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Senyawa tersebut diketahui dapat membantu melindungi mata dari risiko degenerasi makula dan gangguan penglihatan yang berkaitan dengan pertambahan usia.

Untuk kesehatan pencernaan, tomat juga mengandung air dan serat yang membantu menjaga kelancaran pergerakan usus. Serat berfungsi membentuk massa feses, sementara kandungan air membantu menjaga konsistensinya sehingga dapat mendukung kesehatan saluran cerna.

Para peneliti juga menilai cara pengolahan tomat memengaruhi manfaat yang diperoleh tubuh. Tomat dapat dikonsumsi dalam keadaan segar maupun dimasak, namun pemanasan ringan dengan tambahan sedikit lemak sehat, seperti minyak zaitun, dapat meningkatkan penyerapan likopen. Selain itu, kulit tomat disarankan tetap dikonsumsi karena mengandung konsentrasi antioksidan yang cukup tinggi.

Berbekal kandungan gizi yang beragam dan dukungan berbagai hasil penelitian ilmiah, tomat dinilai layak menjadi bagian dari pola makan seimbang guna membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....