Game Jadi Pelarian Stres, Berisiko Picu Ketergantungan
- 29 Apr 2026 19:07 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Bermain gim kerap menjadi pilihan masyarakat untuk melepas stres setelah beraktivitas. Aktivitas ini dinilai dapat membantu relaksasi, namun jika berlebihan juga berisiko menimbulkan ketergantungan.
Sejumlah studi menunjukkan, bermain gim dalam durasi terbatas dapat memberikan efek positif terhadap suasana hati. Melansir dari World Health Organization, gim dapat menjadi sarana hiburan dan pengalihan stres selama tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun, WHO juga telah mengklasifikasikan kecanduan gim sebagai gangguan kesehatan mental yang dikenal sebagai gaming disorder. Kondisi ini ditandai dengan hilangnya kontrol terhadap kebiasaan bermain, meningkatnya prioritas bermain dibanding aktivitas lain, serta tetap bermain meski sudah menimbulkan dampak negatif.
Fenomena ini juga menjadi perhatian di Indonesia. Melansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penggunaan gawai dan gim secara berlebihan, terutama pada anak dan remaja, berpotensi memicu gangguan tidur, penurunan konsentrasi, hingga masalah emosional.
Di sisi lain, gim juga dapat memberikan manfaat jika digunakan secara bijak. Selain sebagai hiburan, gim dapat melatih kemampuan kognitif, seperti pemecahan masalah dan koordinasi, serta menjadi sarana interaksi sosial di ruang digital.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengatur waktu bermain dan menjaga keseimbangan dengan aktivitas lain. Dengan penggunaan yang tepat, gim dapat menjadi sarana pelepas stres yang sehat, bukan justru menjadi sumber ketergantungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....