Fenomena Self-Doubt di Usia Produktif
- 20 Apr 2026 13:34 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Fenomena self-doubt atau keraguan terhadap diri sendiri semakin sering dialami oleh individu di usia produktif. Masa ini, yang biasanya diisi dengan pencarian jati diri, pengembangan karier, dan pencapaian hidup.
Menurut American Psychological Association, self-doubt adalah kondisi ketika seseorang meragukan kemampuan, keputusan, atau nilai dirinya sendiri. Meskipun sebenarnya memiliki potensi yang cukup, selalu ada perasaan tidak percaya diri dan takut gagal.
| Baca juga: Radio Jaga Kesehatan Otak Masyarakat |
Salah satu penyebab utama self-doubt adalah tekanan sosial dan ekspektasi yang tinggi. Di era digital, media sosial seperti Instagram dan TikTok sering menampilkan pencapaian orang lain secara terus-menerus hingga memicu perbandingan.
Perbandingan diri yang tidak sehat bisa membuat seseorang merasa tertinggal. Selain itu, fase usia produktif juga identik dengan banyaknya keputusan penting dalam hidup, seperti memilih karier dan membangun hubungan.
Ketidakpastian dalam menghadapi pilihan-pilihan ini dapat memperbesar rasa ragu dan takut mengambil langkah. Kondisi ini diperparah jika seseorang memiliki pengalaman kegagalan di masa lalu atau kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar.
Dampak dari self-doubt juga tidak bisa dianggap sepele. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan diri, menurunkan produktivitas, bahkan menimbulkan kecemasan.
Self doubt bisa diatasi dengan cara membangun kesadaran diri sendiri dan menerima keraguan adalah bagian dari proses berkembang. Mengurangi kebiasaan membandingkan diri dan fokus pada pencapaian pribadi dapat membantu kepercayaan diri.
fenomena self-doubt di usia produktif merupakan hal yang wajar dialami. Dengan pendekatan yang tepat, self-doubt justru bisa menjadi titik awal untuk mengenal diri lebih dalam dan berkembang menjadi pribadi yang lebih kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....