Haus sebelum Tidur? Simak Aturan Minum Airnya!
- 13 Apr 2026 11:43 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Kebiasaan minum air sebelum tidur membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil sepanjang malam.
- Gangguan nokturia akibat terlalu banyak cairan dapat merusak siklus tidur dalam yang berkualitas.
- Ahli menyarankan pembatasan asupan cairan dilakukan dua jam sebelum mulai beristirahat di malam hari.
RRI.CO.ID, Denpasar - Minum air sebelum tidur menjaga hidrasi tubuh Anda sepanjang malam. Namun, kebiasaan ini berisiko mengganggu kualitas tidur akibat buang air kecil.
Pernahkah Anda merasa haus tepat saat ingin memejamkan mata? Dilema antara hidrasi dan kenyamanan tidur sering dialami oleh banyak orang.
Shelby Harris, PsyD, ahli psikologi tidur, menyebut hidrasi malam mencegah mulut kering. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan asupan air agar tubuh tetap merasa nyaman.
Sayangnya, terlalu banyak minum air bisa memicu kondisi bernama nokturia. Nokturia merupakan gangguan tidur karena desakan ingin buang air kecil saat malam.
Terjaga berkali-kali tentu akan merusak siklus tidur REM Anda yang berharga. Dr. Raj Dasgupta, pakar kesehatan, ujar bahwa gangguan ini memicu rasa lelah.
Laman VeryWellHealth menyarankan Anda untuk mencukupi asupan cairan sejak pagi hari. Sebaiknya Anda berhenti minum sekitar dua jam sebelum waktu tidur tiba.
Penderita diabetes atau gangguan prostat harus lebih berhati-hati menjaga asupan air. Kondisi medis tersebut membuat frekuensi buang air kecil menjadi jauh lebih sering.
Jika merasa sangat haus, cukup sesap sedikit air dalam jumlah kecil. Cara ini tetap menghidrasi tubuh tanpa harus mengorbankan waktu istirahat Anda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....