Waspada Polusi Udara Tersembunyi di Ruang Keluarga
- 10 Apr 2026 17:43 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Banyak yang belum menyadari bahwa kualitas udara di dalam ruangan bisa jauh lebih buruk dibandingkan udara di luar rumah jika tidak dikelola dengan baik. Kesadaran akan ventilasi dan sirkulasi udara menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan paru-paru keluarga tercinta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa polutan di dalam rumah bisa berasal dari asap dapur, debu karpet, hingga bulu hewan peliharaan. Paparan polutan yang terperangkap di ruang tertutup dalam waktu lama dapat memicu alergi, asma, hingga infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.
| Baca juga: Cara Mudah Tetap Semangat Berolahraga |
World Health Organization (WHO) menyoroti penggunaan bahan kimia rumah tangga, seperti semprotan pengharum ruangan dan pembersih lantai, yang mengandung senyawa organik terbang. Senyawa ini dapat mengiritasi mata dan tenggorokan, sehingga sangat disarankan untuk selalu membuka jendela agar terjadi pertukaran udara segar secara alami.
Berdasarkan studi sirkulasi udara dari NASA, beberapa jenis tanaman hias seperti Lidah Mertua dan Spider Plant terbukti efektif menyerap racun di udara. Menempatkan tanaman ini di sudut ruangan bukan hanya mempercantik estetika, tetapi juga berfungsi sebagai pemurni udara alami yang ekonomis bagi masyarakat.
Pakar kesehatan lingkungan menekankan bahwa sinar matahari pagi yang masuk ke dalam rumah berfungsi sebagai disinfektan alami untuk membunuh kuman dan jamur. Kelembapan ruangan yang terjaga melalui paparan cahaya matahari dapat mencegah pertumbuhan spora jamur yang sering menempel pada dinding dan langit-langit rumah.
Rumah yang sehat dimulai dari udara yang bersih dan sirkulasi yang mengalir tanpa hambatan. Biasakan diri membuka jendela setiap pagi demi napas yang lebih lega dan masa depan keluarga yang lebih sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....