AC yang Jarang Dibersihkan Sangat Berisiko

  • 22 Mar 2026 16:12 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID - AC kini digunakan tidak hanya di rumah, tetapi juga di kantor, pusat perbelanjaan, dan berbagai tempat umum. Udara sejuk dari AC memang terasa menyegarkan, namun kenyamanan ini bisa berubah menjadi masalah jika perangkat jarang dibersihkan.

AC yang kotor bisa menjadi tempat berkembangnya debu, jamur, bakteri, dan alergen lain yang berpotensi mengganggu kesehatan. Menurut teknisi dari Denso Service Center, AC yang jarang dirawat dapat menyebarkan bakteri dan jamur, sehingga pengguna berisiko mengalami alergi, iritasi saluran pernapasan, atau sakit kepala.

"Meski suhu ruangan terasa nyaman, kualitas udara yang buruk bisa menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang bagi penghuni. Selain dampak pada kesehatan, AC yang kotor harus bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan", ujarnya.

Debu yang menumpuk pada filter, kipas, dan evaporator mengurangi efisiensi perangkat, meningkatkan konsumsi listrik, dan memperpendek umur AC. Untuk menjaga kesehatan dan performa AC, disarankan melakukan pembersihan rutin setiap tiga bulan sekali.

Pembersihan mencakup filter, bagian dalam, dan bodi AC. Dengan perawatan teratur, udara yang keluar tetap bersih, energi lebih efisien, dan AC lebih tahan lama.

Jika rutin merawat AC, kenyamanan udara sejuk tetap dapat dinikmati tanpa risiko kesehatan. Jadikan pembersihan AC bagian dari rutinitas agar ruangan tetap aman dan nyaman bagi seluruh penghuni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....