NCB Interpol Apresiasi Polda Bali Tangkap Buronan Internasional
- 22 Jan 2026 09:48 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengapresiasi kerja sama dan sinergitas jajaran Polda Bali dan kepolisian wilayah dalam upaya pemberantasan kejahatan transnasional yang menjadikan Pulau Bali sebagai lokasi persembunyian pelaku. Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Bidang Humas, serta jajaran Polres Denpasar, Polresta Denpasar, dan Polres Gianyar atas dukungan dalam operasi Interpol tersebut.
Menurut Brigjen Untung, keberhasilan penegakan hukum terhadap buronan internasional tidak dapat dilakukan tanpa dukungan penuh dari satuan wilayah. Informasi terkait keberadaan pelaku diperoleh dari permohonan resmi NCB Bucharest, Rumania, yang menyebutkan buronan tersebut terindikasi berada di Indonesia.
“Upaya perburuan pelaku kejahatan transnasional tidak mungkin berhasil tanpa bantuan, dukungan, dan sinergitas dengan satuan wilayah, khususnya Polda Bali,” ujar Brigjen Untung dalam keterangan persnya.
Untung menjelaskan, buronan Red Notice Interpol atas nama Cosmin merupakan pelaku tindak pidana pembunuhan dan perampokan serta masuk dalam daftar most wanted di Rumania maupun Eropa, sehingga diperlukan langkah cepat dan terkoordinasi lintas negara.
Melalui operasi Interpol yang dilaksanakan bersama Polda Bali dan jajaran kewilayahan, buronan tersebut berhasil ditangkap empat hari lalu tanpa perlawanan berarti. Penangkapan ini menjadi bukti konkret efektivitas kerja sama antara Interpol Indonesia dan aparat kepolisian daerah.
“Malam ini subjek Red Notice Interpol tersebut akan diterbangkan ke Bucharest, Rumania, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan selanjutnya menjalani proses hukum,” katanya.
NCB Interpol Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan kepolisian daerah dalam memberantas kejahatan lintas negara, sekaligus memastikan Indonesia tidak menjadi tempat aman bagi pelaku kejahatan internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....