Tiga Tahun Hiatus, Danang Menghidupkan Kembali “LDR"
- 03 Sep 2026 10:26 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Tiga tahun memilih menepi dari hiruk-pikuk perilisan musik demi keluarga, Danang akhirnya kembali menyapa penikmat musik Indonesia. Sang “Genius of Dangdut” membuka babak baru perjalanan musikalnya melalui “LDR (Langgeng Dayaning Rasa)”, lagu ciptaan Denny Caknan yang menjadi single perdana sekaligus gerbang pembuka menuju album serial “LANGGENG VOL. 1”.
“LDR (Langgeng Dayaning Rasa)” dirilis melalui DeHakims Music, label musik yang menaungi proyek comeback Danang sekaligus menjadi rumah bagi perjalanan “LANGGENG”. Dalam proyek ini, Irfan Hakim dipercaya sebagai Executive Producer, sementara Danang terlibat langsung sebagai Creative Director.
Lagu ini resmi dirilis pada Senin, 31 Agustus 2026 melalui berbagai platform musik digital dan YouTube, serta dapat di-request melalui radio-radio di Indonesia. Namun, pemilihan “LDR” sebagai lagu pertama dalam perjalanan “LANGGENG” bukan sekadar keputusan musikal. Di baliknya terdapat cerita tentang persahabatan, kepercayaan, dan sebuah amanah dari Denny Caknan kepada Danang.
Hubungan Danang dan Denny Caknan telah terjalin cukup lama. Keduanya menjadi sahabat dan teman berbagi cerita di tengah perjalanan masing-masing di industri musik. Karena itu, ketika Denny memberikan kepercayaan kepada Danang untuk membawakan “LDR”, lagu tersebut memiliki makna yang lebih personal.
Sebagai salah satu penyanyi dan pencipta besar dalam lanskap pop Jawa, Denny memberikan ruang kepada Danang untuk membawa karyanya ke dalam bentuk yang berbeda, lebih segar, dan memiliki interpretasi baru.Danang kemudian menerima kepercayaan tersebut sebagai sebuah amanah.
“LDR ini saya pilih karena ada amanah dari Denny. Kami sudah lama berteman, sudah sering jadi teman cerita. Denny percaya lagu ini cocok saya bawakan. Buat saya, itu bukan cuma sebuah lagu, tapi juga kepercayaan dari seorang sahabat,” ungkap Danang.
Danang tidak ingin sekadar menyanyikan kembali “LDR” dengan pendekatan yang sudah ada. Ia ingin memperdayakan karya tersebut. menghidupkannya kembali melalui aransemen yang berbeda dan segar. Pilihan akhirnya jatuh pada orchestra bersama Onechestra. Musik yang telah memiliki tempat di hati pendengar tersebut kemudian digubah dengan pendekatan orchestra, memberikan nuansa yang lebih megah, elegan, emosional, dan sinematik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....