Masalah Sampah Dinilai Jadi Penyebab Berkurangnya Minat Wisatawan

  • 26 Apr 2026 17:47 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan asing ke kawasan Pantai Kuta, berdampak langsung pada para pelaku usaha kecil di sekitarnya. Salah satunya dirasakan oleh Nyoman Seruni (45), seorang pedagang kelapa yang telah lama berjualan di kawasan tersebut.

Ia mengatakan dalam beberapa waktu terakhir, penjualan kelapanya mengalami penurunan yang cukup drastis. “Sekarang jauh lebih sepi dibandingkan sebelumnya.

Dulu waktu wisatawan ramai saya busa menghabiskan kelapa 80 butir perhari tapi sekarang paling banyak laku hanya 4 butir," tuturnya.

Selain itu Seruni juga mengaku kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor musim liburan, tetapi juga oleh masalah kebersihan lingkungan. Ia mengatakan banyaknya sampah yang terlihat di area pantai menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya minat wisatawan untuk berkunjung. " Kondisi pantai saat ini kotor, banyak sampah, wisatawan jadi kurang nyaman. Itu sangat berpengaruh pada jumlah pengunjung,”ucapnya.

Kondisi ini, menurut Seruni, juga dirasakan oleh pedagang lain di sepanjang pesisir pantai yang menggantungkan penghasilan dari kunjungan wisatawan. Ia berharap ada perhatian lebih dari pihak terkait untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pantai, sehingga minat wisatawan untuk datang kembali dapat meningkat.

" Teman teman pedagang yang lain juga merasakan hal yang sama, tapi apaboleh buat. Saya berharap ada penanganan serius dari pihak terkait agar kondisi ini bisa segera membaik ." Imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....